Point Blank International Championship (PBIC) 2026 resmi berakhir dengan sukses pada akhir pekan lalu. Turnamen ini tidak hanya menjadi penutup musim kompetitif 2025, tetapi juga membuka musim esports Point Blank di tahun 2026 dengan persaingan yang semakin kompetitif di level global.
PBIC 2026 menghadirkan tim-tim terbaik dari berbagai negara yang menunjukkan strategi matang, skill tinggi, serta pertandingan sengit dalam memperebutkan gelar juara dunia. Hal ini mencerminkan meningkatnya standar kompetisi esports Point Blank di kancah internasional.
Tim asal Rusia, AOEXE, berhasil keluar sebagai Juara 1 setelah menunjukkan performa konsisten sepanjang turnamen. Posisi Juara 2 diraih oleh tim RV dari Brazil. Sementara itu, wakil Indonesia, UNIX PARADISE, sukses mengamankan posisi Juara 3 setelah mengalahkan Death Racing Team dari Thailand yang harus puas di posisi ke-4.
Persaingan ketat juga terlihat dari tim lainnya, seperti AVUTA yang mewakili Turki dan Azerbaijan di posisi ke-5, serta KADILIMAN (KDM) dari Filipina di posisi ke-6. Hasil ini menunjukkan bahwa kekuatan kompetitif Point Blank kini semakin merata di berbagai region, mulai dari Eropa, Amerika Selatan, hingga Asia.
Pencapaian UNIX PARADISE menjadi kebanggaan tersendiri bagi komunitas Point Blank Indonesia. Keberhasilan menembus tiga besar membuktikan bahwa tim Indonesia mampu bersaing di level internasional dan memiliki potensi besar untuk meraih hasil yang lebih tinggi di masa mendatang. Dukungan dari para Troopers, baik melalui siaran langsung maupun berbagai aktivitas komunitas seperti Watch Party, turut memberikan energi positif sepanjang turnamen berlangsung.
Ke depan, Point Blank Indonesia berkomitmen untuk terus mendukung perkembangan ekosistem esports melalui berbagai program kompetitif dan aktivitas komunitas yang berkelanjutan. Momentum PBIC 2026 diharapkan dapat melahirkan talenta-talenta baru sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu kekuatan yang diperhitungkan di kancah esports Point Blank dunia.


Bales ke