Dibungkam Oleh Blaze, PSG.LGD Gagal Tampil di ESL One Los Angeles 2020!

in , , ,
LGD
Credit: ESL

Kemarin, region Tiongkok telah melaksanakan babak kualifikasi terbuka untuk ESL One Los Angeles 2020. Hasilnya, PSG.LGD gagal tampil di Major dan Minor ketiga kali ini.

Hasil ini juga membuat mereka belum mendapatkan DPC Points satupun. Lantas, mengapa PSG.LGD sampai bisa gagal lolos ke kualifikasi tertutup ESL One Los Angeles 2020? Simak ulasannya berikut ini.


Gagal di Round 4

PSG.LGD tidak mendapatkan Direct Invite untuk mengikuti babak kualifikasi tertutup ESL One Los Angeles 2020 region Tiongkok. Hal ini membuat LGD harus mengikuti kualifikasi terbuka yang diikuti oleh 44 tim.

JANGAN LEWATKAN •
Ini Jadwal Turnamen Milik DreamHack di Tahun 2020!

Penampilan LGD sepanjang kualifikasi terbilang cukup bagus. Namun, memasuki Round 4 mereka harus mengakui kekuatan dari tim Blaze yang diperkuat oleh seorang pro player wanita.

Di game pertama, LGD bermain cukup baik dengan fy yang menggunakan hero Tiny. Walau begitu, Blaze mampu menyeimbangkan permainan dan memaksa game hingga 41 menit. Hasilnya, Blaze mampu menang dan membuat LGD berada dalam tekanan.

Iklan Guardian Tales Middle Post 336x280

Lanjut di game kedua, Blaze malah tampil semakin menjadi-jadi. Mereka bahkan meraih 31 kill. Dengan raihan ini, Blaze berhak tampil di babak kualifikasi tertutup ESL One Los Angeles 2020 region Tiongkok.

Sedangkan LGD harus mulai berbenah dan bersiap untuk mengikuti Major keempat beberapa bulan mendatang.


Vici Gaming Putuskan Istirahat Terlebih Dahulu

Sementara itu, Runner-up MDL Chengdu Major, Vici Gaming memutuskan untuk melewatkan ESL One Los Angeles 2020. Mereka beralasan bahwa para anggota yang ada membutuhkan istirahat sejenak.

JANGAN LEWATKAN •
TNC Wakili Asia Tenggara di The International 2016

Selain itu, sulitnya mendapatkan Visa ke Amerika Serikat menjadi salah satu alasan dari Vici Gaming.

Major ketiga digelar di Amerika Serikat dan Visa Yang telah ditolak sebanyak enam atau tujuh kali, itu adalah masalah yang dipertimbangkan tim. Di sisi lain, kita juga perlu istirahat, dan kita tidak bisa berpartisipasi dalam setiap kompetisi dengan intensitas tinggi.