Inilah 5 Tim Esports yang Pernah Didiskualifikasi di Turnamen, Ada dari indonesia!

in
Inilah 5 Tim Esports Yang Pernah Didiskualifikasi Di Tournament, Ada Dari Indonesia! Gamedaim

Di era sekarang, Esports tidak bisa dianggap remeh lagi. Bahkan, Esports sudah menjadi salah satu cabang olahraga yang sudah diakui dunia. Hadirnya banyak tim Esports dari berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia membuktikan bahwa Esports memang sudah diakui.

Ranah Esports pun sangatlah menjanjikan. Dimana jika kita menang dalam kompetisi ini bisa membuat kita kaya raya mendadak dan tentunya mendapatkan popularitas. Namun, mengikuti suatu kompetisi Esports tidaklah mudah dan menjadi kebanggaan tersendiri bagi tim yang mengikuti.

Namun ada beberapa tim lho yang pernah didiskualifikasi dari turnamen Esports karena melakukan kecurangan. Penasaran dengan tim tersebut? Inilah 5 Tim Esports Yang Pernah Didiskualifikasi di Tournament, Pake Cheat? Cek di bawah ini.

Inilah 5 Tim Esports Yang Pernah Didiskualifikasi di Tournament, Pake Cheat?


1. OpTic India

Inilah 5 Tim Esports Yang Pernah Didiskualifikasi Di Tournament Ada Dari Indonesia Optic India

Tim Esports Yang Pernah Didiskualifikasi di Tournament Yang Pertama Adalah OpTic India. Bagi kalian para penggila Esports di dunia, terutama untuk game Counter Strike: GO pasti sudah tidak asing lagi dengan tim atau kasus satu ini. Tim ini didiskualifikasi karena salah satu pemain OpTic India, Nikhil “forsaken” Kumawat, terbukti menggunakan cheat saat melawan tim Revolution di tournamen eXTREMESLAND tahun 2018.

Dalam ajang bergengsi ini, Forsaken terbukti melakukan alt-tab dan panitia eXTREMESLAND juga melihat bahwa dia menjalankan aplikasi mencurigakan yang berjalan di background.

Kasus ini sempat viral di internet pada saat itu, dimana banyak sekali orang mengecam tindakan dari tim ini. Alhasil, OpTic India harus didiskualifikasi dari turnamen dan tim Revolution berhasil maju ke babak selanjutnya.


2. EVOS Esports

Inilah 5 Tim Esports Yang Pernah Didiskualifikasi Di Tournament Ada Dari Indonesia EVOS Esports

Tim Esports Yang Pernah Didiskualifikasi di Tournament Yang Kedua Adalah EVOS Esports. Bagi kalian para penikmat ranah Esports di Indonesia pasti sudah tidak asing lagi dengan tim yang bernama EVOS Esports. Ya, salah satu tim terbesar di Indonesia ini ternyata pernah didiskualifikasi dari turnamen lho. Hal ini terjadi kepada EVOS Esports divisi Mobile Legends.

Saat itu mereka tengah mengikuti turnamen Garuda Cup Mobile Legends yang digelar pada tahun 2018 lalu. Hal itu dipicu oleh salah satu pemain yang menggunakan skin saat pertandingan berlangsung. Nah, kita semua juga pasti sudah tahu bahwa penggunaan skin di Mobile Legends akan meningkatkan status pada hero dan tentunya hal itu dilarang oleh panitia. Alhasil, mereka harus didiskualifikasi dari turnamen ini.


3. Thunder Predator

Inilah 5 Tim Esports Yang Pernah Didiskualifikasi Di Tournament Ada Dari Indonesia THUNDER Predator

Tim Esports Yang Pernah Didiskualifikasi di Tournament Yang Ketiga Adalah Thunder Predator. Nah kali ini dari ranah Esports game Dota 2 dalam turnamen The International 2018 yang digelar di Vancouver, Kanada. Tim bernama Thunder Predator harus didiskualifikasi karena kecurangan yang dilakukan salah satu anggotanya.

Juan “Atun” Ochoa , yang merupakan anggota dari Thunder Predator terbukti menggunakan semacam Code Script Macro agar dapat menggunakan skill Hero lebih cepat dari pemain normal. Hal ini tentu dilarang keras oleh Valve selaku developer dari Dota 2. Alhasil, tim asal Peru ini didiskualifikasi dari babak Playoff Qualifier TI 2018.


4. Test123

Inilah 5 Tim Esports Yang Pernah Didiskualifikasi Di Tournament Ada Dari Indonesia TEST123

Tim Esports Yang Pernah Didiskualifikasi di Tournament Yang Keempat Adalah Test123. Tim yang sebelumnya dikenal dengan nama paiN X ini didiskualifikasi dari Chongqing Major karena terbukti melanggar peraturan. Awalnya, tim ini berhasil meraih peringkat pertama dan mendapatkan slot dari regional South America untuk bermain di Chongqing Major.

Namun, setelah tweet dari seseorang mengungkapkan bahwa anggota tim Test123 tidak berdomisili di wilayah South America, pihak Valve akhirnya turun tangan. Valve secara tegas mengungkapkan bahwa pemain yang mengikuti qualifier regional harus berdomisili di regional tersebut, sedangkan 4 dari 5 anggota Test123 berasal dari North America. Alhasil, mereka didiskualifikasi dari Chongqing Major dan sisa satu slot dari regional South America tersebut diberikan kepada tim Thunder Predator.


5. NM Esports

Inilah 5 Tim Esports Yang Pernah Didiskualifikasi Di Tournament Ada Dari Indonesia NM Esports

Tim Esports Yang Pernah Didiskualifikasi di Tournament Yang Kelima Adalah NM Esports. Lagi-lagi tim yang didiskualifikasi dari turnamen kali ini masih berasal dari Indoensia. Kali ini tim yang bernama NM Esports harus didiskualifikasi karena ulah salah satu pemainnya yang ketahuan menggunakan cheat. Hal ini terjadi saat mereka berlaga di PGL Asia Minor Championship SEA & India Qualifier.

Menurut Co-Founder komunitas CS:GO Indonesia, Jimmy Lie, Messyah memang sudah dikenal sebagai cheater di grup komunitas CS:GO Indonesia. Akibat kecurangan yang dilakukan oleh salah satu anggotanya itu, tim NM Esports akhirnya didiskualifikasi dalam turnamen yang sedang berlangsung. Waduh, sayang banget ya, apalagi membawa nama Indonesia.


Nah, Itulah 5 Tim Esports Yang Pernah Didiskualifikasi di Tournament. Penyebab didiskualifikasi tim-tim Esports tersebut sangatlah beragam. Ada yang tidak berdomisil di tempat yang seharusnya dan adapula yang menggunakan program ilegal seperti cheat. Tentu ini tidaklah baik bagi ranah Esports di dunia, apalagi para pemain professional yang menggunakan cheat.

Ayo mulai Berdiskusi, Tinggalkan Balasan