Yakuza 0 Director’s Cut Tampilkan Proses Pembuatan Trailernya

Intip trailer live-action Yakuza 0 Director’s Cut dengan aktor ikonik dan suasana klasik era bubble Jepang. Cek detailnya di sini!

Berita
SEGA
Komentar

SEGA membagikan proses produksi video promosi live-action Yakuza 0 Director’s Cut lewat video behind-the-scenes terbaru. Game tersebut kini bisa dinikmati di Nintendo Switch 2.

Yakuza 0 Director’s Cut adalah game action-adventure yang membawa pemain kembali ke tahun 1988. Berlatar di Kamurocho, Tokyo dan Sotenbori, Osaka, game ini menampilkan kehidupan malam meriah khas era gelembung ekonomi Jepang, menjadi panggung bagi dua legenda utamanya.

Kamu akan beraksi sebagai Kazuma Kiryu dan Goro Majima, berganti-ganti di antara tiga gaya bertarung unik masing-masing untuk mengalahkan lawan.

Versi Director’s Cut menyuguhkan cutscene baru untuk karakter penting dan mode multiplayer online, Red Light Raid, yang bisa diakses oleh sampai 3 pemain. Ada juga tambahan voiceover dalam bahasa Inggris dan Mandarin untuk pengalaman bermain yang lebih seru.

Trailer Yakuza 0 Director’s Cut

Yakuza 0 Director's Cut
Yakuza 0

Trailer ini menampilkan aktor Hitoshi Ozawa sebagai Daisaku Kuze, Riki Takeuchi sebagai Hiroki Awano, dan Hideo Nakano sebagai Keiji Shibusawa, membawakan nuansa asli dari game ke kehidupan nyata.

Cuplikan memperlihatkan ketegangan intens di dalam ruang yang terisi motif era gelembung ekonomi Jepang, menonjolkan aura gelap dari keluarga Dojima serta karisma alur Yakuza klasik .

Meskipun begitu, suasana trailer tetap terasa playful sekilas menggambarkan chemistry atau dinamika antar karakter, sesuai judulnya yang mengusung bersenang dengan teman-teman.

Trailer ini sekaligus memperkuat daya tarik latar waktu 1988, menunjukkan set dan sinematografi yang menonjolkan nuansa klasik Kamurocho dan Sotenbori era bubble.

Baca Juga:

Follow Gamedaim — everywhere

Stay updated wherever you scroll.

Lanjut baca

Raphaël Colantonio Game Pass Adalah Model Yang Tidak Berkelanjutan Dan Merusak Industri

Pendiri Arkane Studios, Raphaël Colantonio, memberikan komentarnya di media sosial setelah terjadinya pemutusan hubungan kerja (PHK) besar-besaran di Microsoft.

Baca selengkapnya