Ubisoft baru saja membeberkan rencana besar mereka untuk beberapa tahun ke depan. Dalam laporan keuangan perusahaan terbaru, Ubisoft memastikan bahwa semua franchise utama mereka yaitu Assassin’s Creed, Far Cry, dan Ghost Recon akan mendapatkan game baru sebelum akhir tahun fiskal Maret 2029.
Ini jadi bagian dari strategi mereka untuk mengembalikan momentum setelah periode keuangan yang kurang stabil. Meski belum semua detailnya diumumkan, Ubisoft memang menegaskan bahwa tiga judul berikut sedang dalam pengembangan dan sudah punya jendela rilis di rentang tahun fiskal 2027–2029.
Usaha Ubisoft untuk tarik penggemar lama mereka

Ketiganya dijadwalkan muncul paling lambat 31 Maret 2029, walau bisa jadi beberapa hadir lebih cepat dari itu tergantung perkembangan masing‑masing proyek. Ubisoft sendiri telah melalui tahun‑tahun yang menantang secara finansial, dengan penurunan booking dan pembatalan sejumlah proyek dalam laporan terbaru mereka.
Menyandarkan masa depan pada game besar seperti Assassin’s Creed, Far Cry, dan Ghost Recon menunjukkan bahwa perusahaan tetap fokus pada IP klasik mereka untuk menarik kembali penggemar sekaligus meningkatkan pendapatan jangka panjang.
Strategi ini juga sejalan dengan peluncuran Assassin’s Creed: Black Flag Resynced yang sangat diantisipasi, dirilis pada 9 Juli 2026, serta kinerja kuat dari judul‑judul live‑service seperti Rainbow Six Siege dan The Division 2 yang masih menjaga komunitas tetap aktif.
Perlu dicatat bahwa meskipun Ubisoft menjanjikan rilis untuk tiga franchise besar tersebut, laporan itu tidak menyebutkan proyek lain yang lama dinantikan, seperti Beyond Good & Evil 2 atau remake Splinter Cell. Artinya, kedua judul itu belum punya kepastian rilis dalam rentang waktu yang sama, setidaknya menurut laporan saat ini.


Bales ke