Ubisoft dikabarkan sedang mengembangkan dua proyek baru dari seri Far Cry. Selain Project Blackbird yang disebut-sebut sebagai game utama berikutnya, perusahaan tersebut juga telah memulai pengembangan proyek lain dengan nama sandi Kodiak.
Menurut laporan Insider Gaming, Kodiak telah melewati tahap konseptualisasi dan kini memasuki proses produksi di bawah Vantage Studios. Game ini digambarkan sebagai FPS open world yang akan lebih menekankan interaksi antarpemain serta cerita yang terbentuk melalui tindakan para pemain.
Sumber internal menyebut proyek tersebut sebagai game yang sangat ambisius, meskipun detail mengenai latar, karakter, dan mekanisme permainannya masih sangat terbatas.
Belum Ada Konfirmasi dari Ubisoft

Menariknya, Kodiak kabarnya dibangun menggunakan fondasi dari Project Maverick. Proyek tersebut sebelumnya dirancang sebagai game multiplayer extraction shooter mandiri, tetapi akhirnya dibatalkan setelah mengalami berbagai perubahan selama proses pengembangan.
Dengan keputusan ini, Ubisoft tampaknya memilih menjauhkan Far Cry dari konsep extraction shooter, setidaknya untuk sementara waktu. Sementara itu, Project Blackbird masih diposisikan sebagai seri utama Far Cry berikutnya.
Proyek tersebut dilaporkan sempat mengalami sejumlah kendala dan penundaan internal, tetapi kini disebut berada di jalur pengembangan yang lebih baik. Blackbird juga dikabarkan memiliki fitur multiplayer yang memungkinkan beberapa pemain menjelajahi dunianya bersama-sama.
Karena Kodiak baru memasuki tahap awal produksi, game tersebut diperkirakan masih membutuhkan waktu beberapa tahun sebelum dirilis. Blackbird kemungkinan besar akan menjadi proyek Far Cry berikutnya yang diperkenalkan kepada publik.
Namun, hingga saat ini Ubisoft belum mengungkap judul resmi, tanggal peluncuran, maupun platform untuk kedua game tersebut.


Bales ke