Para penggemar Lara Croft tampaknya harus sedikit lebih bersabar. Tomb Raider: Catalyst, gim terbaru yang akan melanjutkan kisah utama waralaba Tomb Raider, dipastikan mengalami penundaan dan kini dijadwalkan meluncur pada 2028.
Informasi tersebut disampaikan oleh pimpinan Amazon Games, Jeffrey Gattis, dalam sebuah wawancara dengan The Game Business. Ia menjelaskan bahwa Amazon telah menyiapkan dua judul Tomb Raider untuk dirilis secara berurutan.
Tomb Raider: Legacy of Atlantis akan lebih dahulu hadir pada 12 Februari 2027, sementara Catalyst menyusul setahun kemudian.
Penundaan Memberi Waktu Pengembangan Tambahan

Perubahan jadwal ini sebenarnya tidak terlalu mengejutkan. Legacy of Atlantis sebelumnya juga mengalami penundaan dari 2026 ke awal 2027. Apabila Catalyst tetap diluncurkan sesuai rencana lama, Amazon Games akan merilis dua gim Tomb Raider dalam tahun yang sama.
Penjadwalan ulang memberi kedua proyek ruang peluncuran yang lebih luas sekaligus menghindari persaingan di dalam waralaba sendiri. Diperkenalkan pada The Game Awards 2025, Tomb Raider: Catalyst dikembangkan oleh Crystal Dynamics dan membawa Lara Croft menuju wilayah India Utara.
Ceritanya berlangsung setelah sebuah bencana mitologis membangkitkan rahasia kuno serta kekuatan misterius yang menjaganya. Lara nantinya harus berlomba dengan para pemburu harta karun dari berbagai penjuru dunia untuk mengungkap kebenaran di balik wilayah yang hancur.
Ia juga harus menentukan siapa yang dapat dipercaya, mencegah kekuatan kuno jatuh ke tangan yang salah, dan melindungi sebuah rahasia yang berpotensi mengubah masa depan. Meski penundaan ini mungkin mengecewakan sebagian penggemar, tambahan waktu pengembangan diharapkan dapat membantu Crystal Dynamics menyempurnakan petualangan besar Lara Croft berikutnya.


Bales ke