Kabar kurang menyenangkan datang untuk penggemar The Blood of Dawnwalker. Game action RPG terbaru dari Rebel Wolves tersebut dipastikan tidak akan berjalan pada 60 FPS di konsol, sebuah keputusan yang langsung menuai reaksi negatif dari sebagian komunitas.
Informasi ini disampaikan oleh pihak pengembang yang menjelaskan bahwa versi konsol The Blood of Dawnwalker akan memiliki target performa berbeda dibandingkan PC. Keputusan tersebut diambil agar tim dapat mempertahankan kualitas visual, detail dunia, serta pengalaman bermain yang sesuai dengan visi mereka.
Fans Pertanyakan Performa The Blood of Dawnwalker di Konsol
Bagi sebagian pemain, absennya mode 60 FPS menjadi hal yang mengecewakan, terutama karena banyak game generasi terbaru mulai menawarkan pilihan performa tinggi dengan frame rate lebih stabil. Mereka berharap game dengan skala besar seperti The Blood of Dawnwalker dapat memberikan opsi antara kualitas grafis dan performa.
Rebel Wolves sendiri merupakan studio yang didirikan oleh mantan pengembang CD Projekt Red, termasuk beberapa orang yang pernah terlibat dalam pengembangan The Witcher 3. Karena itu, ekspektasi terhadap proyek pertama mereka cukup tinggi sejak pertama kali diumumkan.
The Blood of Dawnwalker mengusung konsep dunia fantasi gelap dengan elemen vampir, pilihan cerita bercabang, serta sistem gameplay yang menekankan kebebasan pemain. Pengembang ingin menghadirkan pengalaman RPG sinematik dengan dunia yang kaya dan penuh detail.
Meski keputusan terkait frame rate konsol mendapat kritik, Rebel Wolves tetap fokus menghadirkan pengalaman terbaik sesuai dengan desain yang telah direncanakan. The Blood of Dawnwalker masih menjadi salah satu game RPG yang paling dinantikan, terutama bagi penggemar genre fantasi dan karya mantan developer The Witcher
source: X


Bales ke