Seorang Bocah Kuras Kartu Kredit Sang Ayah Sebesar 84 Juta Rupiah Demi Game Roblox!

in , ,
Seorang Bocah Kuras Kartu Kredit Sang Ayah Sebesar 84 Juta Rupiah Demi Game Roblox!
Roblox | News Yahoo

Mungkin sebagian besar dari kalian sudah mengetahui bahwa ada banyak sekali kasus dimana seorang gamer rela menghabiskan uang orang tuanya hanya demi game yang mereka mainkan. Jika sebelumnya datang dari game PUBG ataupun sejenisnya, kini hal tersebut terjadi untuk game Roblox.

Seperti yang dikabarkan, hal ini terjadi kepada seorang ayah yang bernama Steve Cumming. Awalnya, Steve Cumming sendiri diketahui memperbolehkan putrinya untuk membelanjakan item game di game Roblox seharga 4.99 Pounds atau kurang lebih sebesar 92 ribu rupiah.

Sang Ayah menyalahkan developer Roblox karena menjebak anaknya!

Seorang Bocah Kuras Kartu Kredit Sang Ayah Sebesar 84 Juta Rupiah Demi Game Roblox
Steve Cumming | Revista Crescer

Namun setelah satu bulan kemudian, ia kaget karena telah melihat banyak sekali transaksi yang ia tidak ketahui sebelumnya. Ia pun secara spontan langsung menyalahkan developer dari game Roblox karena telah “Menjebak” anaknya untuk menghabiskan uang, tanpa mengetahui apa yang anak-anak tersebut lakukan.

Dilansir dari BBC, Pada awalnya Steve mengira tidak akan terjadi apa-apa, ditambah lagi steve tidak terlalu paham tentang teknologi, jadi ia memutuskan untuk mendaftar Mobile banking, karena beberapa ATM dan Bank sedang tutup dikarenakan adanya COVID-19.

Total tagihan sampai 84 juta rupiah!

Seorang Bocah Kuras Kartu Kredit Sang Ayah Sebesar 84 Juta Rupiah Demi Game Roblox
Roblox | RealSport101

Tetapi, setelah ia mendaftar,ia kaget karena melihat dalam rekeningnya telah banyak sekali transaksi yang ditotalkan hingga menyentuh 4642 Pounds atau sebesar kurang lebih sebesar 84 juta rupiah. Namun untungnya setelah dihubungi Oleh BBC, developer Roblox mereka mengatakan akan mengembalikan pengembalian dana secara penuh.

Selain itu, develope Roblox juga mengatakan bahwa mereka sedang berusaha untuk mencegah pembelian yang tidak sah, dengan langkah tidak menyimpan informasi tagihan. Dan Mereka pun meminta bantuan kepada orang tua untuk secara langsung untuk memberikan pengembalian uang bila memungkinkan, apabila terjadi kasus yang sama dengan hal tersebut.

Bagaimana menurut kalian mengenai hal ini? Berikan tanggapannya di bawah ya.

Berikan Nilaimu untuk konten ini