BeritaNintendoNintendo SwitchNintendo Switch 2

Nihon Falcom Masih Belum Putuskan Apakah akan Membuat Remake Trails of the Sky the 3rd atau Trails from Zero [UPDATE]

Kondo mengakui bahwa Trails in the Sky the 3rd merupakan pilar utama cerita, namun ada dukungan internal yang kuat untuk memulai remake cerita Crossbell lebih awal.

Presiden Nihon Falcom, Toshihiro Kondo, telah mengungkapkan bahwa mereka masih belum memutuskan apakah mereka akan membuat remake dari Trails of the Sky the 3rd atau Trails from Zero.

Informasi ini diungkapkan oleh Kondo saat diwawancarai Dengeki Online (via Noisy Pixel). Jika kalian tertarik dengan game-game Nihon Falcom, kalian bisa melihat artikel kami lainnya di sini.

Nihon Falcom Masih Belum Putuskan Apakah akan Membuat Remake Trails of the Sky the 3rd atau Trails from Zero

24 November 2025 – Berbicara dengan Dengeki Online (via Noisy Pixel), presiden Nihon Falcom, Toshihiro Kondo, membahas pengembangan dan sambutan Trails in the Sky 1st Chapter serta masa depan proyek remake dari waralaba Trails.

Kondo mengungkapkan bagaimana Nihon Falcom awalnya merencanakan Trails in the Sky 1st Chapter sebagai pertarungan turn-based klasik, namun ia bersikeras agar pertarungan harus lebih sederhana, lebih cepat, dan lebih sesuai dengan formula aksi/perintah hibrida dari Trails through Daybreak.

Di saat yang sama, Kondo menekankan pentingnya untuk mempertahankan beberapa tingkat kesulitan dari game aslinya. Salah satu arahan utamanya adalah menciptakan game Trails yang dapat dimainkan dengan nyaman oleh pemain baru.

Dengan lebih sedikit JRPG tradisional di pasaran saat ini, Kondo melihat Trails in the Sky 1st Chapter sebagai peluang untuk mendapatkan pemain baru.

Hal ini menghasilkan sistem UI yang lebih jelas, pratinjau Orbal Arts yang lebih intuitif, penanda tujuan, dan isyarat perkembangan yang lebih sederhana. Kondo mengatakan bahwa waralaba Trails berisiko tergeser ke wilayah niche jika tidak terus mempertimbangkan pemain baru.

Mengenai Trails in the Sky 2nd Chapter, Kondo mengatakan bahwa Nihon Falcom ingin merilis game tersebut sesegera mungkin, meskipun ia tidak memberikan jadwal pastinya.

Kondo juga mencatat bahwa Nintendo Switch 2 akan menjadi bagian dari masa depan Nihon Falcom dan mereka bermaksud untuk terus mendukung platform yang ada, meskipun prospek jangka panjang PS4 masih belum pasti.

Di sisi lain, Kondo mengungkapkan bahwa ada perdebatan internal mengenai rencana remake dari Trails in the Sky the 3rd atau Trails from Zero. Ia mengakui bahwa Trails in the Sky the 3rd merupakan pilar utama cerita, namun ada dukungan internal yang kuat untuk memulai remake cerita Crossbell lebih awal.

Mengenai remake dari Trails of Cold Steel, Kondo mengatakan bahwa itu akan sulit, terutama gagasan menggabungkan game pertama dan kedua menjadi satu game.

Trails in the Sky 1st Chapter sudah tersedia di PS5, Nintendo Switch 2, Nintendo Switch, dan PC (Steam).


Update 27 November 2025: Automaton telah merilis terjemahan kutipan yang menjelaskan dilema presiden Nihon Falcom, Toshihiro Kondo, terkait rencana remake dari Trails in the Sky the 3rd atau Trails from Zero.

“Kami belum yakin apakah akan mengembangkan Trails in the Sky the 3rd atau Trails from Zero selanjutnya – pendapat kami berbeda-beda,” ungkap Kondo. “Beberapa anggota mengatakan akan lebih baik jika remake dari Trails from Zero dibuat sebelum Trails in the Sky the 3rd.”

Kondo melanjutkan, “Kisah Renne sangat penting. Hal yang sama berlaku untuk Kevin dan nama Crossbell muncul untuk pertama kalinya di Trails in the Sky the 3rd.”

“Di sinilah Erebonia’s Blood and Iron Chancellor Osborne pertama kali muncul. […] Saya rasa kami harus membuat remake untuk Trails in the Sky the 3rd suatu saat nanti, tetapi ada banyak kemungkinan ide tentang bentuknya.”

Ketika ditanya bagaimana Nihon Falcom akan menangani kemungkinan remake dari Trails of Cold Steel dan Trails of Cold Steel II, Kondo menjelaskan bahwa, mengingat betapa besarnya kedua game tersebut, membuat remake-nya terasa kurang realistis saat ini.

“Saat kami mengembangkan Trails of Cold Steel, kami disuruh melakukan apa pun yang kami suka, jadi kami mengemas game tersebut dengan begitu banyak elemen berbeda. Saya pikir membuat remake-nya akan menjadi hal yang cukup sulit,” jawab Kondo.

“Menggabungkan Trails of Cold Steel dan Trails of Cold Steel II menjadi satu game juga akan cukup sulit dilakukan, mengingat banyaknya game.”

Meskipuntidak sepenuhnya menyangkal akan adanya remake dari Trails of Cold Steel, ia juga mengatakan bahwa Nihon Falcom hingga saat ini belum memutuskan apakah mereka dapat mengambil alih proyek tersebut di masa mendatang.

Setelah menyelesaikan pendidikan sebagai Analis Kimia, Fransiskus memutuskan untuk mengejar impiannya di bidang jurnalistik dan telah aktif meliput industri game sejak tahun 2020. Saat ini, ia tengah mendalami studi di bidang Hubungan Masyarakat (Humas).…
Leave Comment

Related Posts

Load More Posts Loading...No more posts.