Miris, Seorang Bocah 11 Tahun Kirim Surat ke Pemerintah India Untuk Membanned Game PUBG!

in ,
Miris Seorang Bocah 11 Tahun Kirim Surat Ke Pemerintah India Untuk Membanned Game PUBG Gamedaim

Ada kejadian yang menghebohkan lagi di negara India tentang game PUBG. Setelah sebelumnya, ada seorang pemuda yang membunuh 1 keluarganya hanya karena game PUBG. Kini muncul kembali kejadian yang sangat mengejutkan dari seorang bocah 11 tahun di Indonesia mengenai PUBG. Bocah 11 tahun ini diketahui melayangkan surat ke pengadilan untuk meminta mereka melakukan banned terhadap PUBG Mobile di India

Lah kok bisa, alasannya apa? Menurut anak yang bernama Ahad Nizam ini PUBG Mobile mengajarkan bentuk kekerasan, kejahatan, dan cyber bullying, tiga alasan tersebut dituliskan dalam public interest litigation yang kemudian diajukan ke pengadilan Bombay High Court dengan bantuan ibunya yang juga seorang Advokat.

Miris, Seorang Bocah 11 Tahun Kirim Surat Ke Pemerintah India Untuk Membanned Game PUBG! GD

Tidak hanya itu ternyata, sebelumnya bocah berusia 11 tahun ini juga pernah mengirimkan surat secara langsung ke pemerintah Maharashtra tepat pada tanggal 25 Januari silam untuk meminta secara langsung kepada mereka untuk membanned game PUBG. Surat ini pun ia kirim atas dasar temannya yang menceritakan kepada dirinya bahwa game PUBG memberikan efek negatif.

Dalam surat yang dituliskan oleh Nizam, siswa kelas 6 sekolah dasar Arya Vidya Mandir, dirinya mengatakan telah mencoba bermain PUBG Mobile selama beberapa hari sebelum memutuskan untuk berhenti karena merasakan game tersebut memberikan efek negatif kepada dirinya. Dan hal inilah yang membuat bocah berusia 11 tahun ini mengirimkan sebuah surat kepada pemerintah untuk membanned PUBG.

Miris, Seorang Bocah 11 Tahun Kirim Surat Ke Pemerintah India Untuk Membanned Game PUBG! Gd 2

Bahkan, surat tersebut telah ia kirim kepada Maharashtra Chief Minister Devendra Fadnavis, Education Minister Vinod Tawde, Home Minister Ravi Shankar, City Police Commissioner Subodh Jaiswal. Serta dirinya juga mencoba mengirimkan surat ke Microsoft Corporation Indiadan the Medical Council of India. Bagaimanakah pendapat anda mengenai hal ini? Beri tanggapan di bawah ya.

Ayo mulai Berdiskusi, Tinggalkan Balasan