Antusiasme terhadap Grand Theft Auto 6 terus menunjukkan dampak besar, bahkan hingga ke dunia bisnis nyata. Sebuah perusahaan aftermarket otomotif asal Amerika, Burger Motorsports, dilaporkan akan menghentikan operasional sementara tepat pada hari peluncuran GTA 6.
Dalam pernyataan internal yang beredar, perusahaan tersebut menyebut bahwa mereka akan melakukan “temporary company-wide operational pause” pada hari peluncuran game yang sangat dinantikan itu.
Keputusan ini diambil setelah manajemen melihat adanya potensi gangguan aktivitas kerja karena sebagian besar karyawan diperkirakan akan mengambil cuti atau tidak dapat bekerja pada hari tersebut.
Banyak permintaan libur dari Karyawan

Alasan utama di balik keputusan ini cukup unik. Banyak staf disebut telah mengajukan ketidakhadiran karena ingin fokus memainkan GTA 6 pada hari rilisnya. Hal ini membuat manajemen menilai bahwa operasional normal perusahaan akan sulit berjalan secara efektif jika tetap dipaksakan.
Dalam pernyataannya, Burger Motorsports bahkan menyinggung secara santai bahwa aktivitas kerja akan kembali normal setelah para karyawan “menyelesaikan eksplorasi awal, menyelesaikan setidaknya satu misi, dan kembali ke dunia nyata.”
Nada pernyataan ini membuat banyak orang menilai keputusan tersebut sebagai bentuk respons ringan terhadap fenomena budaya gaming yang sangat besar. Fenomena ini menunjukkan betapa besarnya pengaruh GTA 6 sebelum perilisannya.
Tidak hanya di kalangan pemain, tetapi juga hingga memengaruhi jadwal kerja di dunia nyata. GTA 6 sendiri dijadwalkan menjadi salah satu rilis game terbesar dalam sejarah industri, dengan ekspektasi tinggi dari komunitas global.
Hingga saat ini, Rockstar Games belum memberikan tanggapan terkait keputusan unik dari perusahaan tersebut, namun hype menjelang peluncuran GTA 6 terus meningkat dari berbagai sisi.


Bales ke