Penjualan PlayStation 5 mengalami penurunan cukup tajam pada awal tahun fiskal 2026. Berdasarkan laporan keuangan terbaru Sony, perusahaan menjual sekitar 1,6 juta unit PS5 sepanjang kuartal pertama, turun 36 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Pada kuartal pertama tahun fiskal 2025, penjualan konsol tersebut masih mencapai 2,5 juta unit. Artinya, Sony mencatat penurunan sekitar 900.000 unit hanya dalam waktu satu tahun. Data tersebut menjadi sinyal bahwa minat konsumen terhadap PS5 mulai melemah setelah konsol itu berada cukup lama di pasar.
Penjualan Turun 900 Ribu Unit

Ada beberapa faktor yang kemungkinan memengaruhi kondisi tersebut. Sebagian besar pemain yang menginginkan PS5 mungkin sudah memilikinya, sementara konsumen lain mulai memilih menunggu kehadiran generasi berikutnya, yang diperkirakan menjadi PlayStation 6.
Angka penjualan kuartal pertama juga belum mencerminkan dampak kenaikan harga PS5 pada 2026 karena penyesuaian tersebut baru berlaku pada kuartal kedua. Kondisi ini menimbulkan pertanyaan mengenai apakah penjualan konsol akan kembali turun setelah harga baru diterapkan.
Sebagai perbandingan, Sony mencatat penjualan empat juta unit PS5 pada kuartal kedua tahun fiskal 2025. Angkanya kemudian meningkat menjadi 7,9 juta unit pada kuartal ketiga, didorong oleh periode belanja akhir tahun.
Perkembangan penjualan dalam beberapa kuartal berikutnya akan menjadi perhatian penting. Selain kenaikan harga, respons konsumen terhadap kebijakan Sony yang semakin mendorong distribusi digital juga berpotensi memengaruhi performa bisnis PlayStation.
Meski penjualan PS5 masih berjalan, penurunan tahunan sebesar 36 persen menunjukkan bahwa konsol tersebut mulai memasuki fase yang lebih matang dalam siklus hidupnya.


Bales ke