Kembalinya dua game klasik Call of Duty: Black Ops ke PlayStation ternyata menghasilkan angka penjualan yang sangat besar. Berdasarkan estimasi terbaru dari Alinea Analytics, port Call of Duty: Black Ops dan Black Ops 2 telah terjual sekitar 11,2 juta kopi secara gabungan di PS4 dan PS5 dalam waktu kurang dari satu bulan sejak dirilis pada pertengahan Juli 2026.
Dari jumlah tersebut, Black Ops 2 menjadi kontributor terbesar dengan sekitar 8,2 juta kopi, sementara Black Ops pertama diperkirakan mencatat sekitar 3 juta penjualan. Performa tersebut menempatkan keduanya sebagai dua rilisan yang sangat kuat di ekosistem PlayStation sepanjang Juli.
Nostalgia Black Ops Masih Sangat Kuat

Pencapaian ini cukup menarik mengingat kedua game bukan remake ataupun remaster besar. Activision pada dasarnya membawa pengalaman klasik Black Ops ke hardware PlayStation modern, memberikan kesempatan kepada pemain PS4 dan PS5 untuk kembali menikmati campaign, multiplayer, serta Zombies.
Faktor harga juga diduga ikut mendorong penjualan. Masing-masing port dipasarkan seharga US$39,99, tetapi pelanggan PlayStation Plus mendapatkan potongan harga menjadi sekitar US$19,99 selama periode promosi peluncuran.
Angka terbaru tersebut sekaligus melampaui laporan pada akhir Juli yang sebelumnya menyebut penjualan gabungan Black Ops 1 dan 2 telah melewati tujuh juta kopi. Dengan estimasi kini mencapai 11,2 juta unit, jelas bahwa minat terhadap Call of Duty klasik masih sangat besar.
Namun, perlu dicatat bahwa angka tersebut merupakan estimasi Alinea Analytics, bukan angka penjualan resmi yang diumumkan Activision.


Bales ke