HoYoverse tampaknya mencoba pendekatan berbeda lewat Nodusfall, game action RPG terbaru yang diperkenalkan di Gamescom. Meski akan hadir sebagai game free-to-play, Nodusfall tidak mengikuti formula gacha karakter seperti Genshin Impact atau Zenless Zone Zero.
Developer menegaskan bahwa karakter di Nodusfall tidak diperoleh melalui random draw. Sebaliknya, pemain diharapkan bisa membuka karakter melalui progres permainan. HoYoverse juga menyebut monetisasi kosmetik sebagai salah satu opsi utama yang sedang dipertimbangkan untuk mendukung game dalam jangka panjang.
HoYoverse Coba Formula Berbeda

Perubahan ini cukup menarik karena Nodusfall juga tampil sangat berbeda secara visual. Jika sebagian besar game HoYoverse identik dengan gaya anime berwarna cerah, Nodusfall justru membawa atmosfer yang lebih gelap dan banyak dibandingkan dengan perpaduan Elden Ring dan Monster Hunter.
Dalam sesi hands-on PC Gamer, tersedia empat karakter yang dapat dimainkan. Masing-masing bisa dikustomisasi melalui outfit, gaya rambut, dan berbagai aksesori. Sistem kosmetik seperti inilah yang kemungkinan menjadi salah satu sumber monetisasi utama, tanpa memaksa pemain mengandalkan RNG untuk mendapatkan karakter yang mereka inginkan.
Dari sisi gameplay, pertarungannya juga disebut lebih cepat dan sedikit lebih ramah dibanding game Soulslike. Meski inspirasi dari Elden Ring dan Monster Hunter cukup terlihat, Nodusfall tetap memiliki identitas berbeda dalam tempo dan mekanisme pertarungannya.
Dengan pendekatan tersebut, Nodusfall bisa menjadi eksperimen penting bagi HoYoverse. Game ini tetap mempertahankan model free-to-play, tetapi mencoba menjauh dari sistem gacha karakter yang selama ini identik dengan nama perusahaan tersebut.


Bales ke