Masa depan Marvel’s Blade kini menjadi tanda tanya besar setelah muncul laporan bahwa Microsoft sedang mempertimbangkan berbagai opsi untuk Arkane Studios, termasuk kemungkinan menjual atau bahkan menutup studio tersebut.
Arkane Studios, yang dikenal lewat Dishonored dan Deathloop, saat ini sedang mengembangkan Marvel’s Blade di bawah naungan Bethesda dan Xbox.
Namun, proyek tersebut dilaporkan menghadapi sejumlah tantangan, termasuk keterlambatan jadwal internal dan biaya pengembangan yang membengkak.
Kondisi ini membuat posisi Arkane semakin tidak pasti di tengah restrukturisasi besar-besaran Xbox.
Arkane Masuk Proses Peninjauan Strategis Microsoft

Restrukturisasi tersebut merupakan bagian dari upaya Microsoft untuk memangkas biaya dan merombak bisnis gaming mereka. Selain PHK besar-besaran, beberapa studio juga dilaporkan akan keluar dari struktur internal Xbox, sementara Arkane masuk dalam proses peninjauan strategis.
Meski situasinya terlihat mengkhawatirkan, laporan terbaru menyebut bahwa Marvel’s Blade belum dibatalkan. Arkane Lyon disebut masih mengerjakan game tersebut, walaupun arah jangka panjangnya belum sepenuhnya jelas.
Perubahan kepemimpinan di Arkane juga menjadi salah satu sinyal bahwa Microsoft masih mencari jalan terbaik untuk studio tersebut. Untuk saat ini, belum ada pengumuman resmi mengenai nasib Marvel’s Blade, tanggal rilis baru, atau status Arkane ke depan.
Namun, jelas bahwa proyek ini kini berada dalam posisi yang jauh lebih tidak pasti dibandingkan saat pertama kali diumumkan.
source: IGN


Bales ke