Dunia game kembali mendapat kabar penting dari salah satu studio besar di bawah naungan Xbox. Mark Gordon, yang telah menjabat sebagai studio head di Treyarch, dilaporkan resmi mengundurkan diri setelah mengabdi selama 22 tahun di studio tersebut.
Informasi ini dikonfirmasi melalui pernyataan resmi yang dibagikan oleh pihak Treyarch. Mark Gordon dikenal sebagai salah satu tokoh penting di balik perkembangan franchise Call of Duty, khususnya seri Black Ops yang menjadi salah satu lini paling sukses dalam sejarah game FPS modern.
Sosok yang membentuk identitas Treyarch

Selama masa kepemimpinannya, ia berkontribusi dalam berbagai judul besar yang membentuk identitas Treyarch sebagai salah satu studio utama dalam ekosistem Call of Duty di bawah Activision dan Xbox.
Dalam pernyataan resminya, Treyarch menyampaikan apresiasi atas dedikasi panjang Gordon, yang telah membantu membangun budaya kerja serta arah kreatif studio selama lebih dari dua dekade.
Kepergiannya disebut sebagai akhir dari satu era penting dalam sejarah pengembangan Call of Duty di Treyarch. Sebagai langkah lanjutan, pihak studio juga telah menunjuk Kevin Hendrickson dan Yale Miller sebagai co-studio heads baru.
Keduanya merupakan veteran industri yang telah lama berkecimpung dalam pengembangan game Call of Duty, sehingga diharapkan mampu melanjutkan visi serta menjaga stabilitas produksi game di masa depan.
Transisi kepemimpinan ini terjadi di tengah periode penting bagi Treyarch, yang saat ini masih aktif mengembangkan berbagai proyek Call of Duty terbaru di bawah payung Microsoft setelah akuisisi Activision Blizzard.
Dengan struktur kepemimpinan baru, studio ini diharapkan tetap mempertahankan kualitas dan identitas kuat yang sudah dibangun selama bertahun-tahun. Kepergian Mark Gordon menandai perubahan besar dalam internal Treyarch, sekaligus membuka babak baru bagi arah pengembangan franchise Call of Duty ke depannya.


Bales ke