Berita

Eks Petinggi Mobile Legends Buka Suara Tentang Bupati yang Minta Blokir Game Online

Baru-baru ini, permintaan bupati Mukomuko, Sapuan yang minta Menkominfo untuk blokir situs dan game online menuai perhatian banyak warganet. Salah satu game yang disurati adalah Mobile Legends.

Banyak pihak-pihak yang merespon perihal tersebut. Salah satunya adalah eks Esports Manager MLBB Indonesia, Lius Andre yang memberikan pendapatnya mengenai wacana bupati Mukomuko tersebut.

Bupati Mukomuko Minta Blokir Game Online

Bupati mukomuko minta kominfo blokir game online
Bupati mukomuko | pemkab mukomuko

Disebutkan alasannya karena game online membawa dampak negatif bagi anak-anak. Seperti misalnya menjadi kecanduan, lupa akan waktu, hingga melakukan hal-hal yang di luar batas norma agama.

Bupati telah menyampaikan surat permohonan untuk meminta Menkominfo melalui Direktorat Jenderal Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika memblokir game online di wilayah Kabupaten Mukomuko,” tutur Bustari Maller, selaku Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Mukomuko, Selasa (22/6).

Daftar game online yang menjadi sorotan bupati Mukomuko tersebut, yakni Mobile Legends, Free Fire, PUBG, Higgs Domino, dan game sejenisnya. Padahal, seperti diketahui game battle royal PUBG dan Free Fire serta Mobile Legends berhasil membuat harum nama Indonesia di kancah internasional.

Eks Petinggi Mobile Legends Buka Suara

Lius andre
Lius andre | istimewa

Lius Andre selaku pegiat eSports Indonesia sekaligus eks petinggi Mobile Legends dengan tegas menolak wacana pemblokiran game online tersebut. Lius mengatakan tiga game tersebut termasuk ke dalam ranah prestasi.

Tiga game yang disebutkan adalah jenis olahraga yang baru, yaitu eSports. Esports sudah menjadi industri yang besar dan banyak menciptakan peluang kerja loh,” tuturnya di akun media sosial miliknya

Cuma, untuk anak-anak usia sekolah memang harus tahu ketika bermain ya, latihan atau main itu boleh, tapi jangan sampai nilai sekolah turun atau sampai tidak naik kelas, karena pendidikan nomor satu.”

Oleh karena itu, Lius mengharapkan peran orang tua dalam mengawasi anaknya saat bermain game. Jika anak dibimbing dengan baik, maka bukan tidak mungkin ia akan menjadi pro player profesional.

Peran orang tua dan pengasuhlah di sini yang penting untuk membantu membatasi jam bermain anak, bukan malah salahin game-nya,” pungkas Lius.

Related Posts

Leave Comment
Gamedaim We would like to show you notifications for the latest news and updates.
Dismiss
Allow Notifications