CS:GO Alami Penurunan Jumlah Pemain Sejak Valorant Dirilis Secara Global!

in
Csgo
Csgo | Valve

Counter Strike: Global Offensive, salah satu game populer milik Valve Corporation mulai menemukan sedikit masalah sejak Valorant rilis secara global. Berdasarkan statistik, jumlah pemain CS:GO mengalami penurunan.

Kehadiran Valorant disinyalir sebagai salah satu faktor mengapa terjadi tren penurunan jumlah pemain di game CS:GO.


Terjadi Penurunan Sebesar 10%

Csgo
CSGO | Hotspawn

Berdasarkan data dari Steam Charts, CS:GO mencatatkan rata-rata jumlah pemain sebanyak 857 ribu pemain pada bulan April dengan peak players berada di angkat 1,3 juta pemain.

Sedangkang di bulan Mei 2020, rata-rata jumlah pemain berada di kisaran 768 ribu pemain. Turun 88 ribu pemain dari bulan sebelumnya. Di bulan tersebut juga, peak players CS:GO berada di kisaran 1,1 juta pemain.

Jika menilik lebih jauh, terjadi penurunan sebesar 10% di antara bulan April-Mei 2020. Tentu saja, angka ini tidak terlalu baik bagi CS:GO dimana saat ini banyak orang yang tengah berada di rumah mereka masing-masing.


Valorant Disinyalir Sebagai Salah Satu Penyebabnya

Valorant 10
Valorant | Valorant YT

Jika harus menebak, kehadiran Valorant sebagai game FPS terbaru milik Riot Games menjadi penyebab mengapa terjadi penurunan jumlah pemain di CS:GO. Pasalnya, laporan yang dibuka oleh Riot mengatakan bahwa ada sekitar 3 juta pemain yang online ketika masa Closed Beta di buka.

Tidak hanya itu, kehadiran streamer juga menjadi alasan mengapa Valorant memiliki jumlah pemain yang fantastis ketika dirilis secara global pada awal Juni 2020 ini. Tingginya jumlah pemain dari Valorant memang tidak begitu mengejutkan.

Pasalnya, Riot Games menyematkan banyak unsur yang cukup identik dengan CS:GO ke Valorant. Mulai dari sistem pembelian senjata dan map yang cukup familiar. Di satu sisi, Valorant menghadirkan gameplay yang sangat taktis dengan grafis yang minimalis.


Apa kalian sudah memainkan Valorant? Bagaimana pendapat kamu terhadap game yang satu ini?