CEO Sony Group, Hiroki Totoki, dilaporkan menjual lebih dari separuh kepemilikan saham langsungnya di perusahaan. Berdasarkan laporan Form 4 yang tercatat di SEC, Totoki melepas 225.000 saham Sony pada 3 Juli 2026 dengan harga sekitar 21,02 dolar AS per saham.
Dari transaksi tersebut, ia memperoleh sekitar 4,7 juta dolar AS dan masih memiliki 173.250 saham setelah penjualan dilakukan. Penjualan saham ini langsung menjadi sorotan karena terjadi hanya beberapa hari setelah munculnya kabar kontroversial mengenai rencana PlayStation untuk menghentikan produksi game fisik dalam bentuk disc mulai Januari 2028.
Keputusan tersebut memicu reaksi besar dari komunitas pemain, terutama mereka yang masih mengandalkan koleksi fisik dan khawatir dengan masa depan kepemilikan game secara permanen.
Penjualan Saham Sony Terjadi di Tengah Sorotan PlayStation

Bukan hanya Totoki, Chief Strategy Officer Sony, Toshimoto Mitomo, juga dilaporkan menjual 25.000 saham pada tanggal yang sama dengan nilai sekitar 525.500 dolar AS.
Waktu penjualan ini membuat banyak pihak bertanya-tanya, meski belum ada informasi publik yang membuktikan bahwa transaksi tersebut berkaitan langsung dengan strategi PlayStation atau rencana perubahan jabatan di Sony.
Sementara itu, keputusan PlayStation untuk beralih lebih jauh ke arah digital tetap menjadi perdebatan. Sebagian pemain menganggap langkah ini sudah tidak terhindarkan, tetapi banyak juga yang menilai perubahan tersebut terlalu cepat dan dapat merugikan penggemar game fisik.


Membalas