CD Projekt RED ternyata tidak mengerjakan remaster The Witcher 3: Wild Hunt sendirian. Studio asal Hungaria, Geeksoft, ikut terlibat dalam proyek tersebut berkat pengalaman mereka dengan REDEngine serta kedekatan mereka dengan komunitas modding The Witcher.
Informasi ini diungkap oleh Co-CEO CD Projekt RED, Michal Nowakowski, dalam wawancara terbaru dengan Game Developer. Menurutnya, Geeksoft sebelumnya sudah bekerja sama dengan CD Projekt RED dalam pengembangan tool modding untuk game berbasis REDEngine.
Karena tim tersebut memiliki pemahaman yang kuat terhadap teknologi lama The Witcher 3, kerja sama akhirnya diperluas ke proyek remaster.
Pengalaman Modder Jadi Nilai Penting

Meski The Witcher 3 dan Cyberpunk 2077 sama-sama menggunakan REDEngine, Nowakowski menjelaskan bahwa keduanya berjalan pada versi engine yang berbeda. Kembali bekerja dengan versi lama bukan perkara sederhana, sehingga pengalaman Geeksoft dianggap sangat membantu proses pengembangan.
Studio ini juga beranggotakan pengembang yang berasal dari komunitas modding dan telah lama aktif di dunia The Witcher. Selain Geeksoft, modder terkenal HalkHogan juga diketahui terlibat. Ia dikenal luas lewat proyek visual yang meningkatkan kualitas grafis The Witcher 3 secara signifikan.
Keterlibatan para modder menunjukkan bahwa CD Projekt RED memanfaatkan keahlian komunitas yang selama bertahun-tahun memahami sisi teknis game tersebut secara mendalam.
Remaster The Witcher 3 sendiri dijadwalkan meluncur pada 29 September 2026. Dengan kombinasi pengalaman internal CD Projekt RED dan pengetahuan dari komunitas modding, versi baru ini diharapkan mampu menghadirkan peningkatan visual dan teknis tanpa kehilangan karakter asli game.


Bales ke