Game James Bond terbaru, 007 First Light, dilaporkan menjadi proyek paling mahal yang pernah dikerjakan IO Interactive. Berdasarkan laporan Danish Broadcasting Corporation, pengembangan game ini memakan biaya lebih dari 1,3 miliar kroner Denmark, atau sekitar 200 juta dolar AS. Jika dirupiahkan, nilainya menembus lebih dari Rp3 triliun.
Angka tersebut membuat 007 First Light masuk dalam jajaran proyek game AAA dengan biaya produksi besar. Proses pengembangannya juga tidak singkat. Game ini disebut membutuhkan waktu sekitar tujuh tahun sebelum akhirnya siap dirilis.
Biaya pengembangan 007 First Light

IO Interactive sendiri sebelumnya dikenal melalui seri Hitman, tetapi proyek James Bond ini menjadi langkah yang jauh lebih ambisius bagi studio asal Denmark tersebut. Besarnya biaya produksi ini tidak hanya mencerminkan skala teknis game, tetapi juga bobot lisensi James Bond sebagai salah satu waralaba hiburan paling terkenal di dunia.
Dengan nama besar tersebut, ekspektasi terhadap kualitas permainan, cerita, aksi, dan presentasi visual tentu ikut meningkat. Meski biayanya tinggi, performa awal 007 First Light terlihat menjanjikan.
Game ini dilaporkan terjual 1,5 juta kopi hanya dalam 24 jam pertama sejak peluncuran. Capaian tersebut menjadikannya salah satu rilis terkuat dalam sejarah IO Interactive. Namun, tantangan belum selesai.
Dengan biaya produksi sebesar itu, 007 First Light tetap membutuhkan penjualan jangka panjang agar benar-benar menguntungkan. Jika respons positif terus berlanjut, game ini bisa menjadi fondasi penting bagi masa depan James Bond di dunia video game.


Bales ke