BeritaResmi

Hideo Kojima Berpikir AI di Masa Depan akan Bisa Membuat Remake dan Sekuel

"Dari perspektif bisnis, tidak ada yang salah dengan itu. Tetapi jika industri hanya melakukan itu, itu berbahaya. Kita perlu terus menciptakan hal-hal baru," ujar Kojima.

Pendiri Kojima Productions, Hideo Kojima, telah mengungkapkan bahwa AI di masa depan akan bisa membuat remake dan sekuel.

Informasi ini diungkapkan oleh Kojima saat diwawancarai Rolling Stone Brasil. Jika kalian tertarik dengan kondisi di industri game, kalian bisa melihat artikel kami lainnya di sini.

Hideo Kojima Berpikir AI di Masa Depan akan Bisa Membuat Remake dan Sekuel

19 Oktober 2025 – Berbicara dengan Rolling Stone Brasil, pendiri Kojima Productions, Hideo Kojima, membagikan pendapatnya tentang ketergantungan industri game pada sekuel, remake, dan bagaimana AI dapat berperan dalam tren tersebut.

“Saya sering ditanya apa pendapat saya tentang industri game yang merilis begitu banyak sekuel, tetapi ini tidak terbatas pada game,” ungkap Kojima sebagaimana diterjemahkan oleh MP1st.

“Sinema melakukan hal yang sama dengan remake dan reboot. Karena karya-karya ini sudah terkenal, lebih mudah untuk memproduksinya dan menarik investasi.”

Kojima melanjutkan, “Dari perspektif bisnis, tidak ada yang salah dengan itu. Tetapi jika industri hanya melakukan itu, itu berbahaya. Kita perlu terus menciptakan hal-hal baru. Saya pikir, di masa depan, remake dan sekuel akan dibuat oleh AI.”

Dalam wawancara terpisah dengan WIRED, Kojima juga memandang AI sebagai “lebih seperti teman”.

“Banyak orang menggunakan AI dalam karya kreatif untuk menghasilkan ide,” ujar Kojima. “Tapi saya menganggap AI lebih seperti teman, karena saya pernah berkecimpung di industri digital, saya akan memimpin bagian kreatif, dan menggunakan AI untuk meningkatkan efisiensi.”

Kojima melanjutkan, “Saya ingin AI menangani tugas-tugas yang membosankan yang akan menurunkan biaya dan menghemat waktu. Ini lebih seperti berkreasi bersama AI, bukan hanya menggunakannya.”

“Saya melihat masa depan di mana saya selalu selangkah lebih maju, berkreasi bersama AI.”


Update 22 Oktober 2025: Penulis novel fiksi ilmiah BEATLESS, Hase Satoshi, membagikan interpretasinya sendiri atas pernyataan Hideo Kojima mengenai AI.

“Akan lebih baik jika pernyataan Kojima dianggap sebagai perpanjangan alami dari fakta bahwa ia adalah seorang kreator yang telah berjuang sepanjang hidupnya untuk menciptakan hal-hal baru sambil menghadapi teknologi terkini,” tulis Satoshi di X sebagaimana diterjemahkan oleh Automaton.

“Saya yakin ia memberi tahu kita bahwa membuat sekuel mungkin menghasilkan uang, tetapi sekuel dapat dengan mudah digantikan oleh AI – jadi kita harus terus mencoba membuat hal-hal baru.”

Produser Silent Hill, Motoi Okamoto, juga menegaskan kembali sentimen tersebut sekaligus menekankan bahwa dibutuhkan lebih dari sekadar naskah yang dihasilkan AI untuk menciptakan sekuel Silent Hill yang terasa seperti membawa waralaba Silent Hill ke arah yang baru.

“Dalam hal ini, akan cukup sulit bagi AI untuk menggantikan karya-karya yang menyimpang jauh dari alur cerita asli waralaba ini, seperti Silent Hill f,” tulis Okamoto di X.

“AI mungkin bisa menyusun proyek untuk sekuel yang berlatar di dunia Silent Hill, tetapi hal-hal seperti mengubah latar cerita ke Jepang atau melibatkan Ryukishi07 sebagai penulis adalah pilihan-pilihan berani yang tidak akan pernah bisa dilakukan AI.”

Setelah menyelesaikan pendidikan sebagai Analis Kimia, Fransiskus memutuskan untuk mengejar impiannya di bidang jurnalistik dan telah aktif meliput industri game sejak tahun 2020. Saat ini, ia tengah mendalami studi di bidang Hubungan Masyarakat (Humas).…
Leave Comment

Related Posts

Load More Posts Loading...No more posts.