Berita

Activision Raih Pendapatan 8,8 Triliun Rupiah Hanya dari Microtransactions!

Mungkin sebagian besar dari kamu sudah tidak asing lagi dengan nama Activision. Franchise-Franchise terkenal pun banyak tercipta dari tangan mereka. Contohnya seperti Call of Duty dan masih banyak lagi. Activision juga ternyata tak luput dari trend pada industri game, seperti menghadirkan microtransactions dalam gamenya.

Alasan Activision melakukan hal ini pun sudah pasti adalah keuntungan. Developer atau publisher mana yang tak tertarik ketika sudah membahas tentang uang? Tentu tidak ada. Nyatanya, ada banyak sekali developer maupun publisher yang raih kesuksesan besar berkat sistem tersebut. Namun sayangnya, tak sedikit pula gamer yang membenci hal ini.

Activision raih keutungan besar dari Microtransaction

Activision raih pendapatan 88 triliun rupiah hanya dari microtransactions 1 1
Activision microtransactions | urbanasia

Faktanya, developer kini lebih tertarik untuk menghasilkan keutungan yang besar ketimbang kualitas. Tak sedikit pula developer yang juga menghadirkan microtransactions dalam game berbayar. Tentu, wajar saja jika banyak gamer yang memprotes keras hal tersebut. Tapi, lagi-lagi ini akan memberikan keutungan besar bagi pihak pengembang.

Terlepas dari itu semua, Activision pun membuktikan keutungan dari sistem microtransactions tersebut. Lewat laporan finansial kuartal terbaru mereka, Activision mencatatkan pendapatan tidak kurang dari USD 596 juta atau sekitar 8,8 Triliun Rupiah hanya dari Microtransactions saja.

Ini tentu adalah bisnis yang cukup menguntungkan bagi Activision. COD: Modern Warfare dan COD: Warzone adalah penyumbang tersebar dari pendapatan tersebut. Bahkan, kedua game ini menghasilkan USD 536 juta selama periode ini. Sementara itu, sisanya datang dari Blizzard Entertainment, yang kemungkinan besar dari World of Warcraft.

Tengah persiapkan Call of Duty terbaru!

Activision raih pendapatan 88 triliun rupiah hanya dari microtransactions
Call of duty cold war | hut gaming

Selain itu, datang juga dari King lewat game mobilenya yaitu Candy Crush mereka.  Dengan angka seperti ini, tidak mengherankan jika strategi microtransactions masih menjadi salah satu ujung tombak developer dan publisher untuk mendulang keuntungan yang sangat besar.

Kemungkinan besar kedepannya bakal ada banyak sekali game-game berbayar yang hadir dengan sistem microtransactions didalamnya. Meskipun, tak sedikit juga publisher yang lebih mementingkan kualitas ketimbang keuntungan semata.

Sedikit informasi buat kamu, Activision kini tengah mempersiapkan Call of Duty terbaru untuk tahun ini. Treyarch akan jadi studio yang akan mengembangkan game tersebut. Game satu ini akan dirilis pada akhir tahun ini. Bagaimana tanggapan kamu mengenai hal ini? Beri komentar mu.

What's your reaction?

Related Posts

Leave Comment