HardwareBeritaResmiXbox

Microsoft Hampir Batalkan Xbox Adaptive Controller

Robin Seiler selaku wakil presiden Microsoft untuk Windows dan perangkat mengatakan bahwa Microsoft sempat hampir membatalkan Xbox Adaptive Controller.

Informasi ini pertama kali dipublikasikan oleh The Verge ketika mewawancarai Seiler. Jika kalian tertarik dengan berbagai perangkat keras di industri video game, kalian bisa melihat artikel kami lainnya di sini.

Microsoft Hampir Batalkan Xbox Adaptive Controller

Berbicara dengan The Verge, Robin Seiler mengatakan seberapa dekat Xbox Adaptive Controller hampir dibatalkan dan tidak dijual secara komersial.

Ada titik waktu ketika controller Xbox yang dirancang untuk aksesibilitas ada di daftar potong. Di seluruh tim, Xbox dan Surface, kami berkata, ‘Tidak, ini sebenarnya penting bagi dunia. Ini bukan tentang pendapatan atau posisi merek; ini hanya penting bagi orang untuk dapat bermain game jika mereka mau.’

Robin Seiler, Corporate Vice President of Windows and Devices at Microsoft

Xbox Adaptive Controller berasal dari hackathon di dalam Microsoft dan disempurnakan selama bertahun-tahun dalam beberapa prototipe dan konsep. Menurut Seiler, karyawan di Microsoft untuk manufaktur di China, desain di Redmond, beserta tim Xbox “berkumpul dan mengatakan skunkworks kita akan mewujudkannya”.

Intinya, karyawan Microsoft telah memberontak terhadap anggaran dan membuat sesuatu yang benar-benar mengubah hidup orang-orang. Semenjak Bryce Johnson membuat Xbox Adaptive Controller di Microsoft, sikap perusahaan terhadap aksesibilitas telah berubah drastis. Sekarang, aksesibilitas merupakan fokus besar untuk Surface dan Microsoft secara keseluruhan.

“Ternyata jika Anda fokus pada aksesibilitas, Anda sering membuat produk yang lebih baik untuk semua orang,” ungkap Ralf Groene, kepala penelitian dan desain Windows dan perangkat, dalam sebuah wawancara dengan The Verge.

“Ini adalah topik yang sangat besar bagi kami untuk menjadi inklusif. Microsoft bukanlah merek khusus. Kami memiliki basis pelanggan yang besar dan semakin kami dapat mendemokratisasi komputasi, semakin baik kami. Membuat produk tidak hanya indah tetapi juga dapat digunakan dengan indah,” tambah Groene.

What's your reaction?

Related Posts

Leave Comment