Hakim Mengklaim Bahwa Epic Games Berbohong Terkait Gugatannya ke Apple!

in
Epic Games Berbohong Terkait Gugatannya Ke Apple
Epic Games Berbohong Terkait Gugatannya Ke Apple | Gameinformer

Masih dalam drama gugatan Epic Games vs Apple, sidang terbaru pada tanggal 28 September 2020 menemui beberapa titik baru. Lebih lanjut, hakim persidangan menyebut Epic Games telah berbohong terkait permasalahannya dengan Apple.

Yvonne Gonzalez Rogers selaku hakim mengatakan bahwa Epic Games “tidak jujur” terhadap permasalahannya dengan Apple. Mereka menyebut Epic sejatinya telah melanggar kontrak kerja sama dengan Apple saat itu.


Gugatan Epic Games ke Apple Akan Segera Berakhir?

Drama Epic Games Vs Apple, Fortnite Harus Kehilangan 60% Pemain Pengguna Ios! Gamedaim
Drama Epic Games Vs Apple | Essentially Sports

Merujuk informasi yang ada, hakim mengklaim bahwa Epic Games adalah orang pertama yang melanggar kontrak kerja sama dengan Apple. Hakim menegaskan bahwa Epic Games telah berbohong terkait gugatan tersebut.

Kamu melakukan sesuatu, kamu berbohong terhadap gugatan ini dan tidak terbuka sama sekali. Ini adalah masalah keamanan, saya ulangi ini adalah masalah keamanan.

Kata Hakim

Selama persidangan, hakim mempertanyakan motif dari Epic terkait tindakannya terhadap Apple. Lebih lanjut, pihak pengadilan mengatakan bahwa Epic mendapatkan kepercayaan dari publik namun kenapa mereka membohonginya?

Ada banyak orang yang menanggap kalian (Epic) sebagai pahlawan atas apa yang kalian lakukan, namun kalian tetap saja berbohong.

Epic Game saat ini sedang menunggu perintah pengadilan mengenai Apple yang harus membuka blokir Fortnite. Sebelumnya, Apple menghapus game milik Epic Games dan membuat perusahaan Tim Sweeney itu sampai melayangkan gugatan.


Strategi Marketing untuk Fortnite?

Perseteruan Epic Games Vs Apple Masih Terus Berlanjut
Perseteruan Epic Games Vs Apple Masih Terus Berlanjut | Wallpapersden

Melansir The Verge, Apple kabarnya telah mengajukan beberapa argumen terkait Epic Games. Ia menilai, perusahaan milik Tim Sweeney tersebut sengaja memperkeruh suasana yang mereka buat sendiri. Apple menyebut, perseteruan dengan Epic Games membuat Fortnite kian populer.

Apple menjabarkan bahwa Epic dengan gugatannya adalah sebuah trik marketing untuk Fortnite. Perusahaan milik Steve Jobs tersebut menganggap bahwa Fortnite telah kehilangan sejumlah pemainnya.

Data menunjukkan bahwa pada bulan Juli 2020, angka pemain Fortnite turun hingga 70% ketimbang bulan Oktober 2019. Tentu saja, dugaan ini memang cukup kuat mengingat Fortnite mulai kehilangan sedikit pangsa pasarnya.


Tentu saja perseteruan Epic Games dan Apple mungkin akan segera berakhir. Namun, tetap saja kedua perusahaan ini belum menemukan titik terang.

Berikan Nilaimu untuk konten ini