BeritaPCPlaystationPS5Resmi

Perilisan Ghostwire: Tokyo Ditunda Hingga Tahun 2022

Tango Gameworks mengumumkan bahwa mereka telah mengundur perilisan Ghostwire: Tokyo ke tahun 2022 karena alasan kesehatan karyawan.

Tango Gameworks mengumumkan bahwa mereka telah mengundur perilisan Ghostwire: Tokyo ke tahun 2022 karena alasan kesehatan karyawan.

Diumumkan di Twitter, Tango Gameworks berterima kasih kepada penggemar atas kesabarannya. Mereka berjanji untuk menampilkan lebih banyak informasi tentang Ghostwire: Tokyo dalam beberapa bulan mendatang. Untuk informasi mengenai game-game Bethesda, kalian bisa melihat laporan kami di Gamedaim News.

Alasan Penundaan

“Tanggal rilis baru kami akan memberi kami waktu untuk menghidupkan dunia Ghostwire: Tokyo seperti yang selalu kami bayangkan,” tulis Tango Gameworks.

Studio ini berbasis di Tokyo, di mana Olimpiade 2020 sekarang akan berlangsung tanpa penonton saat Jepang sedang sibuk mengurusi gelombang baru COVID-19.

Alasan melindungi kesehatan karyawan tentunya dapat disebabkan oleh pandemi COVID-19 (terutama di tengah lonjakan kasus baru-baru ini di Jepang) atau mereka sedang menghindari budaya crunch. Apa pun alasannya, ini adalah pilihan terbaik bagi Tango Gameworks dan karyawan-karyawan mereka untuk mengundur perilisan Ghostwire: Tokyo ke tahun 2022.

Deskripsi Singkat Ghostwire: Tokyo

Ghostwire: Tokyo sebelumnya akan rilis di PS5 dan PC pada tahun 2021. Game ini merupakan game terbaru besutan Shinji Mikami dan Tango Gameworks (The Evil Within). Walaupun memiliki kesan horor, game ini lebih tergolong seperti game action-adventure.

Meskipun Xbox telah membeli ZeniMax Media, kesepakatan eksklusivitas PS5 tetap akan berlanjut untuk Ghostwire: Tokyo dan Deathloop. Microsoft tidak memberikan komentar mengenai kapan kedua game tersebut rilis di platform mereka.

Budaya penundaan ini tentunya tidak akan berhenti di Ghostwire: Tokyo saja, kita mungkin akan melihat pengumuman lainnya dalam beberapa bulan mendatang. Kita harus mengingat bahwa pandemi COVID-19 memiliki dampak yang luas untuk seluruh industri yang ada.

Setelah lulus sebagai analis kimia, Fransiskus mengejar mimpinya untuk menjadi jurnalis dan telah meliput industri game sejak tahun 2020. Saat ini, ia fokus pada gelar Hubungan Masyarakat (Humas) dan tertarik dengan bagaimana para pemimpin industri game…

Related Posts

Leave Comment
Hidupkan Notifikasi OK No thanks