Akuisisi Microsoft Atas ZeniMax Media Jadi Faktor Penutupan First-Party Stadia?

in
Microsoft X Stadia
Microsoft X Stadia

Beberapa hari yang lalu, Google mengumumkan bahwa mereka telah menutup studio first-party mereka untuk Stadia. Alasannya, studio tersebut belum menghasilkan game sama sekali. Namun, beberapa kabar yang beredar menyebut bahwa akuisisi Microsoft atas ZeniMax Media merupakan alasan Stadia menutup studionya.

Lalu, mengapa Microsoft bertanggung jawab terhadap penutupan first-party milik Stadia? Yuk simak sampai habis.


Microsoft Punya Pengaruh Terhadap Penutupan Sudio Game Milik Stadia

Stadia Zenimax Microsoft
Stadia | Google

Berdasarkan laporan dari Kotaku, General Manager Google Stadia, Phil Harrison mengatakan bahwa mereka terpaksa menutup dua studio game internal mereka di Los Angeles dan Montreal pada awal Februari 2021 lalu.

Menurut sumber yang ada, Harrison menunjuk secara khusus bahwa pembelian yang dilakukan oleh Microsoft memiliki pengaruh terhadap keputusan Google menutup Stadia. Sekedar informasi saja, Microsoft berhasil mengakuisisi ZeniMax Media yang membawahi Bethesda Software. Akuisisi Microsoft atas ZeniMax kemungkinan memiliki pengaruh terhadap penutupan studio milik Stadia.

Melalui akuisisi ini, Microsoft membawa franchise seperti The Elder Scrolls, Fallout, dan Doom di bawah kendali mereka. Lebih lanjut, persaingan antara Microsoft dan Google dalam hal Cloud Gaming menjadi alasan mengapa studio pengembangan game Stadia harus tutup.

Walau begitu, Harrison tidak menampik bahwa pandemi Covid-19 membuat mereka terpaksa mengambil keputusan ini. Tentu, di masa-masa sekarang ini biaya pengembangan mengalami peningkatan yang sangat drastis. Laporan Kotaku juga mencatat bahwa sang pihak developer di dua tempat ini terkejut dengan keputusan untuk menutup studio.


Stadia Siapkan 100 Game Lebih

Menurut informasi yang beredar, dalam beberapa bulan ke depan Stadia bakal membawa banyak judul game menarik. Salah satunya adalah FIFA 21 yang rilis pada tanggal 17 Maret 2021.

Dalam beberapa bulan kedepan, pemain bisa melihat banyak game Action RPG dan juga game Co-Op.

Tulis Stadia di Blog Resminya

Beberapa judul game yang telah disebutkan Stadia:

  1. Half-Genie Hero Ultimate Edition (23 Februari)
  2. Shantae: Risky’s Revenge – Director’s Cut (23 Februari)
  3. It came from space and ate our brains (2 Maret)
  4. FIFA 21 (17 Maret)
  5. Kaze and the Wild Masks (26 Maret)
  6. Judgment (23 April)
  7. Killer Queen Black
  8. Street Power Football
  9. Hellpoint

Untuk tahun ini, kami sudah menyiapkan 100 judul game lebih bagi Stadia. Jadi, nantikan informasi terbaru dari kami.

Sampai saat ini, baru ada 9 judul game yang bakal rilis di platform milik Google di tahun ini. Walau begitu, Google berjanji akan mengumumkan judul lainnya untuk Stadia dalam beberapa minggu ke depan.

Berikan Nilaimu untuk konten ini