Review Logitech G Pro X Superlight: Mousenya Para Player eSports

in , ,
Logitech G Pro X Superlight Box Mouse Gamedaim Review

Logitech G Pro X Superlight punya bobot sangat ringan dan dikhususkan untuk para gamer kompetitif. Pada review ini juga, penulis akan mencoba mouse yang sedang hype ini dengan bermain Apex Legends, gim yang terkenal akan scene competitive-nya.

Buat kalian yang sebelumnya sudah memiliki Logitech G Pro Wireless, mungkin akan familiar dengan mouse terbaru ini.

Tetapi karena penulis secara pribadi tidak pernah memegang GPW (G Pro Wireless), jadi review ini tidak akan terlalu banyak atau merinci membandingkan hubungan kakak-adik antara GPW dengan G Pro X Superlight tersebut. Paling hanya menyebutkan beberapa perbandingan saja seperti perbedaan bobot dan desain.

Gamedaim mendapat kesempatan dari Logitech Indonesia untuk mengulas G Pro Superlight. Simak review Logitech G Pro X Superlight berikut ini.

Unboxing Box Logitech G Pro X Superlight: Penuh dengan Logo Tim eSports

Logitech G Pro X Superlight Box Depan Gamedaim Review
Logitech G Pro X Superlight Box Belakang Gamedaim Review
Logitech G Pro X Superlight Box Tim Esports Gamedaim Review
Logitech G Pro X Superlight Box Samping Gamedaim Review

Produk yang sudah termasuk premium ini punya box yang tebal dan ada sesuatu yang unik pada boxnya.

Pada bagian depan memperlihatkan gambar produk si mouse dengan logonya. Pada bagian belakang terdapat semacam typography yang menyebutkan keunggulan si mouse. Nah kemudian pada bagian samping kanannya itu terdapat icon logo tim eSports terkenal seperti G2 Esports, Astralis, Na’Vi, TSM, hingga T1.

Mungkin jika kalian mengikuti scene competitive CS:GO atau Rainbow Six Siege sudah mengenal tim-tim tadi. Mengingat mouse ini memang khusus untuk para esports player yang bermain gim-gim FPS competitive.

Banyak Isinya

Logitech G Pro X Superlight Box Isi Gamedaim Review

Kemudian isi dari box ini lumayan banyak yang antara lain: mouse, kabel Micro-USB, USB receiver, receiver extension adapter, 4 mouse grip tape, PTFE foot, kain lap, sticker, buku manual, dan kartu garansi.

Marti kita bahas beberapa isi box tersebut.

Kabel USB to Micro-USBnya ini belum braided, tetapi masih rubber yang agak kenyal kayak permen. Panjangnya sendiri sekitar 1.8 meter. Pada bagian Micro-USBnya punya bentuk yang mengikuti port pada mouse bagian depan.

Kemudian USB receiver dan receiver extension adapternya punya kesinambungan. USB receiver si Superlight punya bentuk yang kecil. Sedangkan adapternya punya ukuran yang cukup besar.

Logitech G Pro X Superlight Grip Tape
Logitech G Pro X Superlight Kain Gamedaim Review

Lalu Logitech juga menyediakan tambahan grip tape yang jumlahnya ada 4 serta kain lap. Dari sini kita sudah tahu jika mouse G Pro X Superlight memang mudah licin jika terkena keringat. Alhasil untuk membuat grip lebih keras lagi terdapat grip tape yang opsional untuk bagian right & click button serta samping kanan kiri mouse.

Bukan hanya itu, kain lap yang punya bahan kering ini bisa menyerap keringat menempel pada body mouse.

Logitech G Pro X Superlight Mouse Door Foot Gamedaim Review

Dan terakhir PTFE foot. Jadi PTFE ini merupakan bahan yang sifatnya anti lengket. Pada bagian bawah mouse sendiri sebenarnya kita sudah mendapatkan 3 mouse glide untuk membuat pergerakan mouse lebih presisi. Tetapi kita juga diberikan opsional lain untuk mengganti si pintu USB receiver menjadi PTFE foot agar semakin presisi.

Lebih Ringan Tetapi Tidak Full Ambidextrous

Logitech G Pro X Superlight Top View Gamedaim Review

Meskipun penulis tidak pernah memegang GPW, tetapi jika penulis lihat secara kasat mata, penerus GPW ini yaitu G Pro X Superlight kehilangan 2 tombol pada bagian kanannya.

Jikalau GPW merupakan mouse ambidextrous karena punya 2 tombol tambahan pada bagian samping kanan serta kiri yang totalnya jadi 4 tombol tambahan, maka G Pro X Superlight tidak sepenuhnya ambidextrous.

Hal ini menjadi alasan juga mengapa bobot si mouse menjadi lebih ringan. Karena jika penulis pikir lagi, buat apa 2 tombol tambahan pada bagian kanannya jika mouse ini memang khusus untuk para gamer competitive terutama gim-gim FPS yang tidak terlalu butuh tombol-tombol tersebut. Tapi bisa jadi akan sangat berguna bagi para gamer MOBA yang butuh tombol lebih banyak.

Lalu jika bicara soal build quality, meskipun semakin enteng mouse ini tidak berarti G Pro X Superlight punya kualitas yang ringkih seperti mouse-mouse ringan dengan harga kisaran 100 ribu ke bawah.

Seperti pada mouse-mouse umumnya, Logitech memakai bahan plastik ABS untuk material utama mouse ini. Logitech sendiri mengklaim bahwa G Pro X Superlight memakai bahan penuh carbon neutral atau bisa kita bilang “eco-friendly” yang berarti emisi karbon saat pembuatan mouse lebih sedikit bahkan menjadi nol.

Dari tadi penulis sering menyebut kata ‘ringan’ dan ‘Superlight’ yang memang menjadi nama mouse ini. Tetapi seberapa ringan sih mouse terbaru dari Logitech G ini?

Logitech sendiri mengklaim bahwa G Pro X Superlight punya bobot di bawah 63 gram. Dengan sedemikian rupa, G Pro X Superlight lebih unggul 25% dalam hal keringanan bobot daripada GPW yang punya bobot 80 gram.

Logitech G Pro X Superlight Dimension Gamedaim Review
Logitech G Pro X Superlight Grip Side View Gamedaim Review
Logitech G Pro X Superlight Grip Top View Gamedaim Review

Ukuran mouse yang punya panjang 12 cm, lebar 6 cm, dan tinggi sekitar 4 cm ini sangat pas untuk tangan penulis yang panjang.

Dengan ukuran seperti itu, dalam penggunaan mouse dengan palm grip sangat nyaman karena bentuk mouse yang klasik dan terdapat beberapa lekukan untuk menyesuaikan letak jari-jemari.

Lekukan yang penulis maksud contohnya pada bagian kanan mouse yang jika kita lihat lebih dalam lagi terdapat sedikit lekukan menonjol.

Tombol yang Minimalis

Logitech G Pro X Superlight Side Button Gamedaim Review

Seperti yang sudah penulis sebutkan sebelumnya, G Pro X Superlight kehilangan 2 tombol tambahan pada bagian samping kanan. Alhasil, sisa 2 tombol pada bagian kiri yang berfungsi sebagai forward dan backward button.

Bagian scroll mouse juga dibuat agak berbeda. Jadi wheel pada scroll mouse tidak full hitam melainkan ada warna putihnya.

Logitech G Pro X Superlight Scroll Wheel Gamedaim Review
Logitech G Pro X Superlight On Off Button Gamedaim Review

Kemudian pada bagian bawah atau alas mouse terdapat 3 glide mouse dan toggle button untuk menonaktifkan atau mengaktifkan mode wireless si mouse.

Nah yang bikin mouse ini lebih praktis lagi, terdapat slot untuk USB receiver si mouse. Pintu dari slot USB receiver-nya juga bisa kita ganti ke PTFE foot agar presisi mouse lebih kencang.

Menyoal branding, mouse ini punya 3 letak branding yang antara lain icon logo Logitech G pada bagian body mouse, teks ‘Superlight’ pada bagian kanan mouse, dan ‘PRO Superlight’ yang letaknya dekat sensor mouse.

Nah menyoal sensor mouse, berikutnya penulis akan membahas fitur dan performa untuk gaming dari si mouse.

Sensor HERO 25K yang Superior

Logitech G Pro X Superlight Side View Gamedaim Review

Mouse terbaru tentunya juga memiliki sensor terbaru.

Logitech G Pro X Superlight mengusung sensor HERO 25K yang punya jangkauan DPI hingga 25.400. Dengan jangkauan tersebut, HERO 25K menjadi sensor terbaik di pasaran saat ini.

Bagi kalian yang memakai monitor 4K akan sangat cocok dengan mouse yang memiliki pergerakan dots per inch (DPI) sampai 20 ribu lebih agar lebih mudah memindahkan cursor mengingat besarnya resolusi pada layar monitor.

Sensor yang terkenal akan presisinya ini memiliki speed lebih dari 400+ IPS, akselerasi lebih dari 40 G, dan zero smoothing.

Logitech G Pro X Superlight Software 3 Gamedaim Review
Pengaturan report rate dan DPI yang bisa kita atur melalui Logitech G Hub

Menyoal report rate, mouse ini memiliki polling rate sebesar 1000Hz (1ms) saat mode wired. Tetapi saat penulis coba saat mode wireless, polling rate-nya juga bisa sampai 1000Hz yang berarti teknologi LIGHTSPEED yang ada pada mouse ini bekerja dengan baik.

Penulis sendiri berkali-kali mencoba untuk melihat secara teliti soal sebesar apa delay yang mouse wireless dengan teknologi LIGHTSPEED ini punya.

Tetapi penulis tidak merasakan ada delay atau latensi yang berarti baik saat bermain gim seperti Apex Legends maupun sekedar browsing.

Secara rinci, penulis tidak tahu berapa detik atau milidetik delay yang mouse ini miliki. Delay sih pasti ada, tapi amat sangat tidak ter-notice perbedaannya saat mode wired maupun wireless.

Jika kalian menonton video dari Linus Tech Tips mengenai teknologi wireless-nya Logitech, kalian bisa menelaah bagaimana teknologi LIGHTSPEED-nya Logitech bisa mendapatkan latensi lebih rendah bahkan terkadang lebih baik dari mouse wired pada umumnya.

Melalui subreddit r/MouseReview, orang dari LogitechG dengan username LogitechG_Coonrad ikut menjelaskan bahwa teknologi LIGHTSPEED-nya Logitech dibuat sedemikian rendah mungkin menyoal latensi tanpa harus menghilangkan hukum fisika yang berlaku.

Komentar si Coonrad ini merupakan komentar 2 tahun lalu. Saat mouse ini rilis pada tahun 2020, bukan tidak mustahil kalau teknologi LIGHTSPEED milik Logitech memang sangat minim sekali latensinya sampai-sampai tidak bisa kita notice secara kasat mata.

Kembali membahas DPI, kita hanya bisa mengaturnya lewat software resmi Logitech bernama G Hub mengingat tidak ada DPI button pada mouse ini.

Mode Wireless yang Tahan Hingga 70 Jam

Logitech G Pro X Superlight Software 2 Gamedaim Review
Estimasi pemakaian lama waktu mode wireless melalui Logitech G Hub

Teknologi sensor HERO 25K membuat mouse ini jadi semakin efisiensi menyoal konsumsi daya.

Untuk pemakaian rata-rata, Logitech mengklaim bahwa G Pro X Superlight bisa kita pakai dalam mode wireless hingga 70 jam lamanya.

Asumsikan jika kalian merupakan ‘computer guy/nerd’ atau orang yang sering di depan layar dan memakai komputer hampir 9 jam per harinya. Maka mouse ini bisa kalian pakai selama 1 minggu dengan mode wireless.

Spesifikasi Logitech G Pro X Superlight

  • Dimensions : 125 mm x 63.5 mm x 40.0 mm
  • Weight : < 63g
  • Sensor : HERO 25K
  • Resolution : 100 – 25,400 DPI
  • Max. acceleration : > 40G
  • Max. speed : > 400 IPS
  • USB report rate : 1000Hz (1ms)
  • Microprocessor : 32-bit ARM
  • Battery life : 70h
  • Operating system : Windows 8 or later, macOS 10.11 or later
  • LIGHTSPEED wireless technology
  • Zero smoothing/acceleration/filtering
  • Onboard memory
  • Click tensioning system

Kesimpulan Review Logitech G Pro X Superlight

Logitech G Pro X Superlight Side View With Box Gamedaim Review

Yang bisa penulis simpulkan pada review Logitech G Pro X Superlight ini ialah mouse ini sangatlah worth-it untuk memenuhi kebutuhan gaming competitive kalian.

Tidak salah jika mouse ini menjadi pilihan para professional eSports player dari tim-tim eSports ternama seperti G2 hingga Na’Vi.

Teknologi tracking dengan sensor HERO 25K yang superior dengan speed sampai 400 IPS amatlah mendukung presisi serta akurasi saat bermain.

Selain itu dengan ukuran, bobot, dan desain klasik amat sangat pas untuk grip bagi tangan kalian yang kecil, sedang, maupun besar.

Bagi kalian yang tertarik setelah membaca review Logitech G Pro X Superlight ini, kalian bisa membeli mouse tersebut dengan harga Rp2.299.000 melalui toko resmi Logitech G Indonesia.

Berikan Nilaimu untuk konten ini