BeritaPCResmi

Developer Star Citizen Dapat Peringatan Karena Menjual Kapal Hantu

Masih ingatkah kalian dengan game buatan Cloud Imperium Games yang satu ini? Menjadi salah satu game MMO Space Simulator Live-Service paling populer, Star Citizen memang belakangan ini jarang sekali terdengar kabarnya. Sekalinya terdengar, Developer Star Citizen malah dapat peringatkan karena menjual kapal yang tidak pernah ada/”hantu”. Lantas apa yang sebenarnya terjadi? Yuk ikuti pembahasan Gamedaim News yang satu ini.

Star Citizen memang sejak dulu paling terkenal dengan yang namanya “Microtransaction”. Game yang berfokus pada Space Combat dan Trading Simulator yang satu ini memang hingga sekarang masih dalam proses Alpha-Test yang sangat panjang. Meskipun begitu, sang kreator bernama Chris Roberds sudah banyak memperkenalkan kita konten baru pada game ini. Bahkan beberapa hari lalu, mereka kembali merilis Campaign Update “Squadron 42”.

Star Citizen Ketahuan Jual Kapal Yang Tidak Pernah Ada

Melalui kabar yang kita peroleh lewat Eurogamer reports, Cloud Imperium sebagai studio pengembang game ini kabarnya tengah dalam masalah. Masalah ini rupanya berhubungan dengan Microtransaction yang mereka implementasikan dalam gamenya. Pada artikel tersebut, dijelaskan bahwa Star Citizen ketahuan sedang menjual “Kapal Konsep” yang artinya belum memiliki wujud sama sekali, alias “Hantu” dengan uang yang sungguhan.

Cloud Imperium akhirnya ketahuan oleh pemerintah Inggris melalui organisasi United Kingdom’s Advertising Standards Authority (ASA) yang berfokus pada undang-undang periklanan negaranya. Star Citizen pada saat itu sempat mengeluarkan iklan yang mengajak para fans untuk membeli kapal yang sebenarnya belum mereka buat. Sang Studio sendiri memberikan kutipan “Kesempatan terakhir untuk mendapatkannya” pada iklan tersebut.

Developer Star Citizen Dapat Peringatan Terakhir dari Organisasi ASA

Saat gamer membeli kapal yang mereka janjikan, yang terjadi malah kapal tersebut rupanya belum hanya berbentuk konsep saja. Lantas, seorang Redditor bernama Matzy memberikan laporan ke pihak ASA atas praktek licik dari sang Developer ini. ASA akhirnya memberikan peringatan untuk Cloud Imperium agar tidak melakukan hal yang sama kedepannya. Mendengar hal tersebut, fans Star Citizen mendukung tindakan Matzy yang berani ini.

Sejauh yang kita ketahui, Star Citizen telah menerima pendapatan sebesar 353 Juta USD (5 Triliun Rupiah) selama fase Alpha gamenya. Bahkan, saat pertama kali diumumkan pada tahun 2012, game ini telah mendapatkan uang sumbangan Kickstarter dari para fans sebesar 2 Juta USD. Meskipun hampir 1 dekade masa pengembangan, Star Citizen juga belum memberikan tanda-tanda perilisan. Tentu saja kekecewaan para fans bukan lah hal yang mengejutkan lagi.

Bagi kamu yang belum sempat mencoba Star Citizen, mungkin sekarang menjadi waktu yang tepat untuk mencobanya. Game ini sendiri sudah rilis dalam fase Alpha pada Platform PC. Kamu dapat langsung mencoba game Star Citizen ini secara “berbayar” melalui situs Resmi milik Cloud Imperium Games. Bagaimanakah pendapat kalian tentang kejadian tersebut? Jangan lupa tulis komentar kalian di bawah ya.

Related Posts

Leave Comment
Gamedaim We would like to show you notifications for the latest news and updates.
Dismiss
Allow Notifications