BeritaPCPlaystationPS4

Call of Duty: Warzone Contek Skin Lagi, Kini Dari Mantan Karyawan

Pembahasan soal game shooter terbitan Activision memang tidak akan pernah habis. Setelah sukses dengan pengumuman Call of Duty: Modern Warfare II, Hari ini kita kembali kedatangan kabar kejutan seputar COD Warzone. Benar, baru-baru ini Call of Duty: Warzone lagi-lagi dituduh menjiplak design skin dari mantan karyawan Activision. Apa yang sebenarnya terjadi? Yuk ikuti terus berita game terbaru berikut.

Sepekan yang lalu, kita mendapatkan kabar bahwa Raven Software dituduh telah mencuri desain operator anjing buatan seorang seniman Sail Lin. Setelah memposting karyanya di Twitter sebagai pembuktikan, Activision secara mengejutkan langsung menarik Art-Work promosi operatornya yang bernama β€œLoyal Samoyed.” Alih-alih tidak melakukan kesalahan yang sama, Activision malah kembali lagi melakukan aksi plagiarisme.

Call of Duty: Warzone Contek Skin Dari Game NFT Buatan Dr. Disrespect

Melalui laporan yang kami dapatkan lewat forum Reset Era, developer ternama Robert Bowling baru saja menuduh Activision karena telah mencontek karyanya bernama Four Zero Two dari game Dead Drop. Ia menyebut bahwa pihak Activision menggunakan karyanya ini untuk mempromosikan skin Call of Duty: Warzone bernama “Doomslayer” dari bundle Malware Ultra Skin.

Seperti yang terlihat lewat postingan sang kreator, kedua skin tersebut memang benar-benar sangat identik dari segi model hingga detail terkecil. Yang mencolok, kedua kaya tersebut menawarkan tampilan visual wajah tengkorang hologram berwarna biru lengkap dengan Hoddie hitam. Robert Bowling sangat kecewa dengan hal tersebut dan mengatkan “setidaknya namai sosok pembuatnya.”

Robert Bowling Hanya Kecewa Karena Namanya Tidak Dimasukkan

Bagi kamu yang belum tahu, Robert Bowling sendiri merupakan mantan karyawan Activision yang kini bekerja sebagai kepala pengembang studio Dr. Disrespect bernama Midnight Society. Ia dikabarkan juga sedang mengerjakan game First-Person-Shooter Competitive baru berjudul Dead Drop. Formulanya sendiri tidak jauh berbeda dengan Call of Duty hanya saja, game satu ini lebih fokus pada sistem Blockchain, NFT dan layanan Live-Service.

Hingga saat ini Activision maupun Raven Software tidak memberikan tanggapan apapun pada pihak Midnight Society maupun Robert Bowling. Rasa kekecewaan Robert tentunya tidak mengejutkan mengingat studio Midnight Society masih terbilang merupakan studio Indie. Bagaimanakah menurut kalian atas kejadian tersebut? Jangan lupa tulis komentarmu di bawah ya.

What's your reaction?

Related Posts

Leave Comment