BeritaResmi

Warner Bros. Games San Francisco PHK Beberapa Karyawan

Game Developer melaporkan bahwa Warner Bros. Games tampaknya telah memberhentikan beberapa karyawan di Warner Bros. Games San Francisco.

Laporan terbaru telah mengungkapkan bahwa Warner Bros. Games San Francisco melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap beberapa karyawannya.

Informasi ini dipublikasikan oleh Game Developer. Jika kalian tertarik dengan kondisi di industri game, kalian bisa melihat artikel kami lainnya di sini.

Warner Bros. Games San Francisco PHK Beberapa Karyawan, Kenapa?

10 Januari 2026 – Game Developer melaporkan bahwa Warner Bros. Games tampaknya telah memberhentikan beberapa karyawan di Warner Bros. Games San Francisco, dengan sejumlah karyawan senior membagikan berita tersebut di LinkedIn.

“Hai semuanya, di akhir bulan ini, tim dan posisi saya akan dihapus di Warner Bros. dan saya akan kembali mencari pekerjaan,” tulis sutradara desain Tony Perkins di LinkedIn pada akhir Desember 2025.

Minggu ini, sutradara seni Roland Herran menyatakan kepergiannya di LinkedIn dan produser senior Kevin Chen menjelaskan di LinkedIn bahwa perannya telah dihapus.

“Waktu saya di Warner Bros. sangat berharga, dan saya telah belajar banyak dari pengalaman dan koneksi yang saya buat saat mengembangkan DC Worlds Collide dan MultiVersus,” ujar Chen.

Pada Februari 2025, Warner Bros. Games telah mengumumkan bahwa mereka membatalkan game Wonder Woman serta menutup Monolith Productions, Player First Games, dan Warner Bros. Games San Diego.

Ke depannya, Warner Bros. Games hanya akan fokus pada empat waralaba utama saja: Harry Potter, Mortal Kombat, DC, dan Game of Thrones.

Pada Desember 2025, Netflix akan mengakuisisi Warner Bros. dalam kesepakatan senilai 72 miliar dolar AS.

Di sektor game, akuisisi ini berarti Warner Bros. Games dan anak perusahaannya (Avalanche Software, NetherRealm Studios, Portkey Games, Rocksteady Studios, TT Games, Warner Bros. Games Boston, Warner Bros. Games Montreal, Warner Bros. Games New York, dan Warner Bros. Games San Francisco) akan segera berada di bawah naungan Netflix.

Setelah menyelesaikan pendidikan sebagai Analis Kimia, Fransiskus memutuskan untuk mengejar impiannya di bidang jurnalistik dan telah aktif meliput industri game sejak tahun 2020. Saat ini, ia tengah mendalami studi di bidang Hubungan Masyarakat (Humas).…
Leave Comment

Related Posts

Load More Posts Loading...No more posts.