BeritaResmi

Dev. Star Wars Outlaws, Massive Entertainment PHK Beberapa Karyawan

Keputusan untuk "menyelaraskan kembali" ini muncul setelah peluncuran anak perusahaan Ubisoft-Tencent, Vantage Studios.

Massive Entertainment telah mengumumkan bahwa mereka melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap beberapa karyawannya.

Informasi ini Massive Entertainment rilis melalui media sosialnya. Jika kalian tertarik dengan kondisi di industri game, kalian bisa melihat artikel kami lainnya di sini.

Massive Entertainment PHK Beberapa Karyawan, Kenapa?

23 Oktober 2025 – Studio di balik Avatar: Frontiers of Pandora dan Star Wars Outlaws, Massive Entertainment, telah mengumumkan bahwa mereka akan memberhentikan sejumlah karyawan dan menggambarkannya sebagai “program transisi karier sukarela”.

Menurut surat kabar Prancis Le Figaro, program ini akan berlangsung hingga 15 Desember 2025 dan targetnya adalah karyawan “antar-proyek”.

“Istilah ini merujuk pada karyawan dengan kontrak permanen yang menunggu untuk dipindahkan ke proyek baru, misalnya setelah game mereka sebelumnya rilis di toko-toko,” tambah Le Figaro.

Keputusan untuk “menyelaraskan kembali” ini muncul setelah peluncuran anak perusahaan Ubisoft-Tencent, Vantage Studios.

Berikut adalah pernyataan lengkap dari Massive Entertainment:

Sebagai bagian dari evolusi berkelanjutan dan perencanaan jangka panjang kami, kami baru-baru ini menyelaraskan kembali tim dan sumber daya kami untuk memperkuat roadmap kami, memastikan fokus berkelanjutan kami pada waralaba The Division dan teknologi, termasuk Snowdrop dan Ubisoft Connect, yang mendukung game-game kami.

Untuk mendukung transisi ini secara bertanggung jawab, kami memperkenalkan program transisi karier sukarela, yang memberikan kesempatan kepada anggota tim yang memenuhi syarat untuk melangkah ke jenjang karier berikutnya sesuai keinginan mereka sendiri, didukung oleh paket komprehensif yang mencakup bantuan keuangan dan karier.

Massive Entertainment tetap berkomitmen penuh pada roadmap kami dan untuk menciptakan pengalaman luar biasa bagi para pemain di seluruh dunia, termasuk The Division 2, The Division 2: Survivors, The Division Resurgence, dan The Division 3. Proyek-proyek ini terus berlanjut dengan kekuatan, fokus, dan ambisi, dan kami berharap dapat berbagi lebih banyak lagi di masa mendatang.

Massive Entertainment

Pada Agustus 2024, Ubisoft telah memberhentikan 45 karyawannya, yang terdiri dari Ubisoft San Francisco dan Red Storm Entertainment.

Pada Desember 2024, Ubisoft telah memberhentikan 277 karyawannya serta menutup Ubisoft Osaka dan Ubisoft San Francisco.

Pada Januari 2025, Ubisoft telah memberhentikan 185 karyawannya dan menutup Ubisoft Leamington.

Pada Juli 2025, Ubisoft telah memberhentikan 19 karyawan dari Red Storm Entertainment.

Pada September 2025, Ubisoft telah memberhentikan sembilan karyawannya.

Beberapa hari lalu, Ubisoft berencana akan memberhentikan 60 karyawan dari Ubisoft RedLynx.

Setelah menyelesaikan pendidikan sebagai Analis Kimia, Fransiskus memutuskan untuk mengejar impiannya di bidang jurnalistik dan telah aktif meliput industri game sejak tahun 2020. Saat ini, ia tengah mendalami studi di bidang Hubungan Masyarakat (Humas).…
Leave Comment

Related Posts

Load More Posts Loading...No more posts.