Masahiro Sakurai telah mengungkapkan bahwa awalnya ia enggan menyetujui pembuatan manga tentang kehidupannya sebagai pengembang game.
Informasi ini diungkapkan oleh Sakurai saat diwawancarai Game*Spark (via Automaton). Jika kalian tertarik dengan kondisi di industri game, kalian bisa melihat artikel kami lainnya di sini.
Masahiro Sakurai Awalnya Enggan Menyetujui Manga Tentang Kehidupannya
23 November 2025 – Berbicara dengan Game*Spark, Masahiro Sakurai mengungkapkan bahwa awalnya ia menolak tawaran ide untuk menulis manga tentang hidupnya. Tidak hanya ia sangat sibuk, tetapi Sakurai merasa ide tersebut bertentangan dengan prinsipnya untuk menghindari perhatian publik yang berlebihan.
Sakurai menggambarkan dirinya sebagai orang yang lebih suka menghindari promosi diri, bahkan sering menolak permintaan wawancara yang berfokus padanya daripada game yang sedang ia garap.
“Sejujurnya, saya masih lebih suka menjalani hidup yang sederhana dan apa adanya,” ungkap Sakurai sebagaimana diterjemahkan oleh Automaton. “Kalian mungkin berpikir, ‘Benarkah?’ tapi saya serius.”
Sakurai melanjutkan, “Saya mengerahkan seluruh tenaga untuk mempromosikan karya dan ide saya, tetapi saya tipe orang yang lebih suka menghindari promosi atau menampilkan diri. Saya juga lebih suka tidak menjadi mainan internet.”
Alih-alih disibukkan dengan kepribadian di baliknya, Sakurai menganggap “lebih baik orang-orang memainkan game-nya saja, terlepas dari siapa pembuatnya”.
Yang membuat Sakurai setuju dengan ide itu adalah antusiasme Rintaro Osumi, editor yang bertanggung jawab atas manga “Masahiro Sakurai – Making the World More Fun Through Games”, di mana Osumi meyakinkan Sakurai untuk terlibat.
Meskipun Sakurai agak malu tentang kariernya yang diadaptasi menjadi manga edukasi, ia berharap para pembaca dapat belajar lebih banyak tentang sisi pengembang dalam menciptakan game, baik mereka sendiri maupun bukan.
Rintaro menambahkan pernyataan Sakurai dengan mengatakan bahwa manga tersebut dirancang dengan tujuan “mendorong lebih banyak orang untuk berkarier di industri game”.
Meskipun manga ini memiliki beberapa lebayan khas manga Jepang, tugas Sakurai adalah memastikan bahwa ceritanya pada dasarnya didasarkan pada pengetahuannya, serta fakta-fakta yang telah ia publikasikan melalui berbagai kolom dan wawancaranya.
Meskipun demikian, Sakurai juga terkejut dengan tingkat detail yang ditampilkan dalam manga tersebut. Salah satu contohnya adalah sampul manga, yang menampilkan tata letak yang mirip dengan kantor rumahnya yang sebenarnya, termasuk kontroler dan kucing yang berserakan.
Meskipun awalnya enggan untuk memiliki manga yang ditulis tentang dirinya sendiri, Sakurai sangat teliti dalam proyek ini setelah ia bergabung. Sakurai juga mengulas setiap aspek manga, mulai dari konten dan kolom tambahan hingga sampul dan sampul debu yang membungkusnya.
Di sisi lain, Sakurai telah memberikan ide-idenya sendiri, termasuk konsep desain beserta gaya penulisan secara keseluruhan. Menurut Rintaro, Sakurai secara konsisten memberikan umpan balik di hari yang sama ketika mereka mengirimkan materi ulasan kepadanya.













