Berita

Hati-hati, Klaster Baru ‘Game Online’ di Sukabumi Pernah Capai 14 Kasus

Semakin hari kasus Covid-19 di Indonesia semakin bertambah. Tentu keadaan ini sangat memprihatinkan bagi masyarakat Indonesia. Meskipun pemerintah telah membuat kebijakan untuk meminimalisir penyebaran virus Covid-19, namun percuma saja jika tidak didukung oleh kepatuhan warganya untuk tidak berkumpul beramai-ramai di satu tempat.

Beberapa waktu lalu bermunculan klaster baru di tempat tongkrongan anak-anak bermain game online. Kasus baru tersebut terjadi di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Klaster Baru Game Online di Sukabumi

Klaster baru covid 19 1
Ilustrasi mabar | istimewa

Klaster baru ‘Game Online’ ini lebih tepatnya berada di Kecamatan Jampang Kulon. Sejak munculnya wabah Covid-19, wilayah ini selalu menyumbang kasus positif Covid-10. Bahkan di suatu hari pernah kecamatan ini menyumbang 14 kasus positif dan disinyalir keberadaan klaster game online.

Ketua Satgas Covid-19 Jampang Kulon, dr Givan pun membenarkan perihal itu. “Hasil telusur penularan saat berkerumun, seperti di tempat tongkrongan game online,” katanya, dikutip dari Sukabumiupdate.com, Minggu (20/6/2021).

Menurut Givan, hasil tracing dan kasus yang telah dikonfirmasi positif ditemukan banyak pasien yang terdampak dengan riwayat kelompok anak-anak yang bermain game online.

Anak-anak nongkrong main Game Online “pada mabar”. Nah pada sakit bawa pulang ke rumah, keluarga penghuni rumah jadi pada sakit,” tuturnya.

Pemeriksaan Kontak Erat

Ilustrasi swab antigen
Ilustrasi swab antigen | antara

Pada Rabu, 16 Juli 2021 lalu, satgas melakukan pemeriksaan kontak erat di salah satu desa, di Kecamatan Jampang Kulon. Dari hasil swab antigen, ditemukan terdapat 14 dari 17 orang yang terpapar dalam sehari. Setelah itu dilanjutkan dengan swab PCR dan hasilnya sama dengan antigen.

Kondisi di Pajampangan, Sukabumi Selatan memang mengalami kenaikan kasus dalam dua pekan terakhir. Kami kewalahan, tapi bawa enjoy aja, ini sudah tugas dan kewajiban, kalau dibawa stress takut imun turun, bisa bahaya lagi,” ujarnya.

Saat ini, ruang isolasi di RSUD Jampang Kulon telah mencapai setengah dari kapasitasnya. Di mana tersedia 30 tempat tidur atau bed isolasi dan telah terisi setengahnya.

Informasi dari Kabid Pelayanan RSUD Jampang Kulon, Keadaan sekarang perawatan isolasi COVID -19. ICU 1 orang, dan rawat isolasi biasa 13 orang,”katanya.

Data Satgas Kecamatan Jampang Kulon mencatat, dari awal pandemi yakni April 2020 sampai hari ini, Jumat 18 Juni 2021, telah terdapat 357 kasus positif terkonfirmasi PCR. Sementara itu, jumlah tingkat kesembuhan pasien terpapar virus mencapai 305 pasien. “Angka kematian selama pandemi itu 9 pasien,” pungkasnya.

Related Posts

Leave Comment
Gamedaim We would like to show you notifications for the latest news and updates.
Dismiss
Allow Notifications