Terpancing Karena Omongan Penonton, Atlet CS:GO ini Didenda Oleh Timnya!

in ,
Fer
Fer | ESTN

Rasisme pada dasarnya tak hanya terjadi pada olahraga, misalnya Sepakbola. Kasus yang menyangkut rasisme nyatanya sering terjadi di industri Esports. Terbaru, pemain CSGO yang berada di bawah naungan MiBR, Fernando “Fer” Alvarenga tersandung kasus tersebut.

Ini lantaran Fer tersulut emosinya ketika melakukan streaming beberapa waktu yang lalu. Karena kejadian tersebut, Fer sampai harus didenda oleh timnya sendiri.


Fer Ungkap Soal Rasisme di Brazil

Menurut video diatas, Fer awalnya cukup santai dalam menjalani sesi streamernya. Namun, ucapan penonton terkait rasisme di Brazil membuat dirinya merasa geram.

Di Brazil, kalian bisa menggunakan kata good hair atau bad hair untuk mengartikan sesuatu yang berbeda. Bad hair adalah salah satu ungkapan ketika terdapat kejadian yang tak kalian inginkan. Tidak hanya itu saja, hal tersebut nyatakan mengacu ke hard hair atau biasa dikenal dengan afro hair.

Fer via Twitch

Semakin keras rambutmu dan hitam kulitmu, maka kamu akan dianggap sebagai orang Afrika di sini. Bahkan, Brazil masih menerapkan perbudakan secara struktural. Ungkapan seperti itu akan sangat menyakitkan di sini, meski sebenarnya kamu tak bermaksud seperti itu.

Fer via Twitch

Insiden yang melibatkan Fer tersebut membuat pihak MiBR sampai harus menjatuhkan denda ke Fer. Sayangnya, tidak diketahui berapa jumlah denda yang harus dibayar oleh Fer.


Beberapa Kasus Rasisme di Industri Esports

Kuku 2
Kuku | PGL

Sejatinya, kasus Fer soal rasisme bukan hal baru. Sebab, sebelumnya sudah ada beberapa atlet Esports yang terlibat masalah seperti ini. Sebut saja misalnya Kuku, atlet Dota 2 yang saat ini bermain untuk Geek Fam dimana ia sempat terlibat skandal soal rasisme.

Suatu saat, Kuku entah karena sengaja atau tidak ia malah mengucapkan kata “chinchong” yang membuat komunitas Dota 2 di Tiongkok geram. Alhasil, TNC sampai harus mendapatka hukuman bersama dengan Kuku.

Rekan senegara Kuku, Skemberlu pernah terlibat masalah rasisme kepada etnis Tiongkok. Saat itu, Skem masih membela Complexity Gaming dan secara sengaja mengucapkan “GL chinchong” ketika menghadapi RNG. Alhasil, Skem sampai harus dikeluarkan dari Complexity.

Selain kedua nama diatas, masih ada beberapa kasus rasisme seperti yang dilakukan oleh AdmiralBulldog, MinD_Control, hingga Ceb.