5 Skandal Esports yang Sempat Menggemparkan Dunia!

in ,
Esports Scandal
Esports Scandal | PC Gamer

Sama seperti sepakbola, Esports tak lepas dari berbagai masalah yang terus muncul setiap tahun. Salah satunya adalah skandal atau sesuatu yang melibatkan uang dalam jumlah besar.

Dari sekian banyak masalah yang terjadi di scene Esports, berikut 5 skandal yang sempat menggemparkan dunia Esports. Apa saja itu? Marik simak artikel berikut hingga selesai.


1. Penggunaan Program Ilegal Word oleh Forsaken

Berlangsung pada gelaran Extremesland Zowie Asia CS:GO 2018 yang digelar di Shanghai, salah satu pemain milik OpTic Gaming India kedapatan menggunakan cheat di tengah pertandingan.

Pemain tersebut bernama Nikhil “forsaken” Kumawat, seorang pemain CS:GO asal India. Seperti yang diketahui, Forsaken menamai folder cheatnya dengan word.exe. hal inilah yang membuat dirinya panik ketika harus digeledah oleh pihak panitia. Hasilnya, Forsaken harus menerima ganjaran berupa larangan bermain selama 5 tahun.


2. Match Fixing StarCraft 2

Beralih ke game besutan Blizzard Entertainment, StarCraft 2 sempat menghasilkan sebuah skandal yang cukup memalukan. Ini lantaran ada dugaan yang menyebutkan bahwa sebuah situs taruhan mendekati pemain yang akan bertanding di tahun 2010.

Situs tersebut menawarkan pengaturan skor kepada para mafia dengan jumlah keuntungan yang besar. Sayangnya, kejahatan mafia tersebut berhasil ditemukan oleh jurnalis Esports yang melakukan penyidikan.


3. MLG Championship 2012

Masuk ke scene kompetitif League of Legends, turnamen MLG Championship 2012 yang mempertemukan Team Dignitas vs Curse NA berhasil mencoreng nama Riot Games.

Bagaimana tidak, kedua tim rupanya enggan bertanding dengan serius di babak final. Hasilnya, kedua tim memutuskan untuk membagi hadiah mereka secara merata tanpa harus mempedulikan hasil pertandingan. Karena dirasa tidak etis, Riot Games menjatuhkan denda kepada dua tim tersebut.


4. 322 Dollar

Skandal yang satu ini melibatkan seorang pemain Dota 2 asal Rusia, Alexei “Solo” Berezin yang melakukan pengaturan skor di gelaran StarLadder. Saat itu, Solo ketahuan ketika membiarkan timnya Rox untuk mengalah dari zRage yang merupakan tim kuda hitam saat itu.

Setelah melakukan investigasi, ditemukan bahwa Solo berhasil memenangkan hadiah senilai 322 dollar dari sebuah situs judi. Walau ketahuan, Solo hanya mendapatkan 1 tahun larangan bermain setelah meminta maaf dan menerima konsekuensinya. Kini, ia bermain untuk Virtus.pro.


5. Doping yang Digunakan oleh Pemain Esports

Tidak hanya di sepakbola atau olahraga lainnya, Doping rupanya juga telah digunakan oleh pemain Esports. Ini lantaran penggunaan Doping dapat meningkatkan stamina para pemain.

Walau begitu, rupanya Doping memang sering digunakan oleh pemain Esports. Ini diketahui melalui sebuah wawancara bersama kory “Semphis” Friesen yang menyebut bahwa seluruh roster Cloud9 di gelara ESL One Katowice 2015 menggunakan Adderal.

Sayangnya, belum ada kejelasan atau aturan mengenai penggunaan Doping di scene Esports saat ini.


Itulah beberapa skandal yang sempat menghebohkan dunia Esports. Terakhir, masih banyak skandal lainnya namun akan kami bahas di pertemuan selanjutnya.

Berikan Nilaimu untuk konten ini