Hari kedua sekaligus penutup dari rangkaian Point Blank National Championship (PBNC) XVI 2026 yang digelar pada Minggu, 18 Januari 2026, menjadi saksi bisu lahirnya juara baru yang akan mewakili Indonesia di kancah internasional.
Bertempat di Main Atrium Mall Taman Anggrek, atmosfer kompetisi mencapai titik didih saat empat tim terbaik yang tersisa bertarung habis-habisan demi memperebutkan total hadiah ratusan juta rupiah dan tiket menuju PBIC 2026 di Korea Selatan.
Babak Semifinal: Ketegangan Menuju Puncak
Pertandingan dimulai dengan babak semifinal yang mempertemukan tim-tim unggulan seperti Unix Paradise, Happiness 369 ZKRF, Toko TNJ, dan GFS Ultimate HFS. Salah satu laga yang paling mencuri perhatian adalah pertemuan antara Unix Paradise dan Happiness 369 ZKRF.
Sejak awal, tensi sudah memanas akibat aksi taunting antar pemain. Devil dari Happiness 369 ZKRF secara terang-terangan menyatakan bahwa target utama mereka bukan sekadar juara, melainkan mengalahkan Unix Paradise yang diisi oleh pemain-pemain veteran berpengalaman internasional.
Di sisi lain, Unix Paradise yang diperkuat oleh Tole, SL Cluts, dan 5RFI (Dipta), menunjukkan ketenangan luar biasa meskipun tekanan dari penonton sangat besar.
Pada pertandingan lain, GFS Ultimate HFS, tim kebanggaan asal Bali yang tampil sangat solid sejak hari pertama, berhasil menumbangkan Toko TNJ untuk mengamankan tempat di babak final.
Kemenangan GFS Ultimate HSF sudah diprediksi banyak pihak, mengingat mereka tampil dengan status sebagai tim yang sangat kompak dan memiliki chemistry antar pemain yang luar biasa kuat, berkat latar belakang daerah yang sama.
Grand Final: Unix Paradise vs GFS Ultimate HFS
Pertandingan Grand Final berlangsung dalam format yang sangat intens. Unix Paradise yang diisi oleh pemain-pemain veteran berpengalaman internasional harus menghadapi energi meledak-ledak dari GFS Ultimate HFS.
Di map pertama, GFS Ultimate menunjukkan mengapa mereka layak berada di final. Dengan koordinasi shout call yang cepat, mereka sempat memberikan tekanan berarti bagi pertahanan Unix.
Namun, kematangan mental Unix Paradise menjadi pembeda. Pemain veteran seperti Tole dan SL Cluts berhasil menjaga ritme permainan agar tidak terbawa oleh gaya agresif GFS.
Memasuki map kedua, dominasi Unix Paradise semakin terlihat. 5RFI (Dipta) tampil luar biasa sebagai frontliner. Ia berulang kali melakukan entry kill yang sangat bersih, mematahkan strategi pertahanan GFS Ultimate sebelum mereka sempat bereaksi.
Meskipun GFS Ultimate berusaha mengejar ketertinggalan dengan strategi rush yang berani, Unix Paradise menunjukkan pertahanan yang nyaris sempurna (iron wall) hingga akhirnya memastikan kemenangan mutlak bagi tim dengan julukan “The Good”.
Penobatan Juara dan Gelar MVP

Setelah melalui pertempuran yang melelahkan, Unix Paradise resmi dinobatkan sebagai Juara PBNC XVI 2026.
Mereka berhak membawa pulang hadiah uang tunai sebesar Rp300.000.000 serta plakat penghargaan.
Kemenangan ini juga memastikan posisi mereka sebagai wakil resmi Indonesia di ajang Point Blank International Championship (PBIC) 2026 di Korea Selatan.
Gelar individu paling bergengsi, Most Valuable Player (MVP), jatuh kepada 5RFI alias Mas Dipta dari Unix Paradise.
Penampilan konsistennya sepanjang turnamen, terutama ketenangannya dalam situasi kritis, menjadikannya pemain yang paling berpengaruh di area pertandingan.
Penutup yang Manis
Rangkaian acara ditutup dengan seremoni penyerahan hadiah yang mengharukan dan sesi foto bersama. Sebagai kado perpisahan bagi para Troopers, band J-Rocks naik ke atas panggung dan membawakan lagu-lagu hits mereka, mengubah ketegangan kompetisi menjadi pesta musik yang meriah.
Dengan berakhirnya penampilan J-Rocks, berakhir pula perjalanan PBNC XVI 2026, meninggalkan harapan besar bagi Unix Paradise untuk membawa harum nama Indonesia di Korea Selatan nanti.













