Ubisoft mengumumkan bahwa mereka telah menutup Ubisoft Halifax, yang mengakibatkan 71 karyawan terancam diberhentikan.
Informasi ini dipublikasikan oleh VGC, IGN, dan GamesIndustry.biz. Jika kalian tertarik dengan kondisi di industri game, kalian bisa melihat artikel kami lainnya di sini.
PHK 71 Karyawan, Ubisoft Tutup Ubisoft Halifax
8 Januari 2026 – VGC, IGN, dan GamesIndustry.biz melaporkan bahwa Ubisoft telah menutup Ubisoft Halifax, yang mengakibatkan 71 karyawan terancam diberhentikan.
Dalam email yang dikirim kepada karyawan (via VGC dan IGN), keputusan ini sebagai bagian dari langkah-langkah pengurangan biaya dan restrukturisasi di Ubisoft.
Sebagai konteks, Ubisoft Halifax adalah studio di balik Assassin’s Creed Rebellion.
Berikut adalah pernyataan juru biara Ubisoft kepada VGC dan GamesIndustry.biz mengenai penutupan Ubisoft Halifax:
Selama 24 bulan terakhir, Ubisoft telah melakukan tindakan di seluruh perusahaan untuk merampingkan operasi, meningkatkan efisiensi, dan mengurangi biaya. Sebagai bagian dari ini, Ubisoft telah membuat keputusan sulit untuk menutup studio Halifax-nya.
71 posisi akan terpengaruh. Kami berkomitmen untuk mendukung semua anggota tim yang terdampak selama transisi ini dengan sumber daya, termasuk paket pesangon yang komprehensif dan bantuan karier tambahan.
Ubisoft
Juru bicara Ubisoft menekankan kepada Gamesindustry.biz bahwa penutupan Ubisoft Halifax merupakan hasil dari pengurangan biaya berkelanjutan yang dimulai tak lama setelah pandemi COVID-19, dan mereka terus mengakui dan bekerja sama dengan karyawan yang tergabung dalam serikat pekerja secara global.
Dalam pernyataan kepada Game Developer, CWA Canada mengungkapkan bahwa waktu pengambilan keputusan tersebut “menimbulkan banyak pertanyaan yang belum kami ketahui jawabannya” dan mereka akan “menuntut informasi” dari Ubisoft untuk memahami mengapa mereka memutuskan menutup studio tersebut.
“Berita hari ini sangat mengejutkan,” ujar presiden CWA Canada, Carmel Smyth. “Kami akan menempuh setiap upaya hukum untuk memastikan bahwa hak-hak para pekerja ini dihormati dan tidak dilanggar dengan cara apa pun.”
Pada Agustus 2024, Ubisoft telah memberhentikan 45 karyawannya, yang terdiri dari Ubisoft San Francisco dan Red Storm Entertainment.
Pada Desember 2024, Ubisoft telah memberhentikan 277 karyawannya serta menutup Ubisoft Osaka dan Ubisoft San Francisco.
Pada Januari 2025, Ubisoft telah memberhentikan 185 karyawannya dan menutup Ubisoft Leamington.
Pada Juli 2025, Ubisoft telah memberhentikan 19 karyawan dari Red Storm Entertainment.
Pada September 2025, Ubisoft telah memberhentikan sembilan karyawannya.
Pada Oktober 2025, Ubisoft berencana akan memberhentikan 60 karyawan dari Ubisoft RedLynx.
Pada Oktober 2025, Massive Entertainment telah memberhentikan beberapa karyawannya.


Bales ke