BeritaHardware

Transaksi Crypto di China Kini Ilegal, GPU Bakal Turun Harga?

Beberapa Minggu belakangan ini, Negara China menjadi bahan perbincangan hangat bagi para Gamer ataupun para Investor. Setelah dikabarkan membatasi waktu permainan gamer dibawah umum, kali ini negara China secara resmi menerapkan peraturan transaksi Crypto sebagai suatu hal Ilegal, lantas apakah ini artinya harga GPU bakal turun? Yuk ikuti terus pembahasan Gamedaim News yang satu ini.

Seperti yang sudah kita ketahui, sudah banyak sekali Bursa Crypto di negara China yang akhirnya mulai tumbang. Hal ini dapat terjadi karena negara China baru-baru ini telah menerapkan pengawasan ketat terhadap praktek Crypto Mining di negaranya. Meskipun masih belum jelas apa alasannya, banyak analisis berpendapat bahwa China melakukan hal ini sebagai upaya menurunkan harga Energi yang telah meningkat sebesar 1,200 Persen.

Mata Uang Crypto Kini Ilegal di China

Selama satu dekade, banyak sekali praktek Mining Bitcoin yang berhasil membuat harga GPU meroket. Meskipun harganya sudah tinggi, rupanya masih banyak para pengepul yang berani memasok seluruh GPU yang baru produksi untuk digunakan sebagai mesin penambang. Hal ini membuat stock GPU semakin menyusut meskipun produksinya masih berjalan. Lantas, para Gamer ataupun para pekerja Visual mulai mengeluhkan harga Kartu Grafis yang tinggi.

Melalui laporan yang berhasil kami dapatkan lewat situs Financial Times, People’s Bank of China selaku pusat perbankan negara tersebut mengumumkan bahwa transaksi digital Cryptocurrency kini termasuk tindakan Ilegal. Mereka menegaskan bahwa. segala sesuatu yang berhubungan dengan mata uang Crypto kini akan mendapatkan tindak hukum. Hal ini sudah termasuk upaya Transaksi, Mining, atau melakukan Investasi.

Melanjutkan hal tersebut, pemerintah China juga siap memberlakukan hal yang sama bagi pihak luar. Itu artinya, jika ada pihak luar yang menawarkan bursa Cryptocurrency kepada warganya, mereka akan langsung masuk ke dalam proses hukum yang berlaku. Keputusan ini menjadi pukulan besar bagi beberapa aset Cryptocurrency. Menurut informasi yang didapatkan lewat Evening Standard, Bank China telah membuat Bitcoin turun hingga 7,2%.

Harga Kartu Grafis Sudah Mulai Turun?

Sekedar mengingatkan saja bahwa, Bitcoin kini sudah mencapai total harga sebesar $42.722 atau sekitar Rp610 juta. Tidak hanya Bitcoin, berbagai mata uang lain seperti Ethereum, Cardano, Solano, Litecoin juga ikut turun hingga 8% dari harga sebelumnya. Benar saja, tidak lama setelah kabar tersebut kita dapatkan, pasar GPU negara ini juga mulai mengalami penurunan hingga 70%. Ini adalah kabar baik bagi kamu para PC Gamer.

Gamedaim News telah membuktikan harga penurunan ini melalui Marketplace JD.com. Melalui Informasi yang kami dapatkan, harga NVIDIA GeForce RTX 3060 kini telah mencapai ¥4099.00 atau sekitar Rp9,2 juta. Sebelumnya, GPU tersebut sempat mereka bandrol dengan harga ¥13,499 atau sekitar Rp30,3 juta. Secara langsung keputusan Bank China sukses menurunkan gara Kartu Grafis hingga 70% pada negaranya.

Tetapi, untuk Indonesia sendiri sepertinya tidak berpengaruh besar. Pasalnya, harga-harga GPU di Marketplace Indonesia masih sangat tinggi seperti biasanya. Kemungkinan untuk saat ini kita masih memerlukan waktu beberapa bulan selanjutnya hingga harga mata uang Crypto turun lagi. Lantas, bagaimanakah menurut kalian, apakah kalian sudah menabung untuk membeli kartu grafis impian kalian?

Related Posts

Leave Comment
Gamedaim We would like to show you notifications for the latest news and updates.
Dismiss
Allow Notifications