Bangun Gedung R&D Baru, Nintendo Membeli Sebidang Tanah di Kyoto

Laporan terbaru telah mengungkapkan bahwa Nintendo membeli sebidang tanah di Kyoto dengan seharga 40 juta USD untuk membangun gedung R&D baru.

Berita Nintendo
Nintendo Membeli Sebidang Tanah di Kyoto
Komentar

Laporan terbaru telah mengungkapkan bahwa Nintendo membeli sebidang tanah di Kyoto dengan seharga 40 juta USD untuk membangun gedung R&D baru.

Informasi ini resmi diumumkan oleh Nintendo melalui media sosial mereka. Jika kalian tertarik dengan kondisi terkini dari industri video game, kalian bisa melihat artikel kami lainnya di Gamedaim News.

Nintendo Membeli Sebidang Tanah di Kyoto

Nintendo mengumumkan bahwa mereka telah membeli sebidang tanah di Kyoto untuk memperluas kantor pusatnya. Tanah yang sebesar 10.000 meter persegi itu sebelumnya dibagi antara pabrik dan pusat pencegahan bencana. Biaya pembelian sebidang tanah ini mencapai 5 miliar Yen atau sekitar hampir 40 juta USD.

Situs ini akan menjadi rumah bagi gedung pengembangan pusat Nintendo yang akan berfokus pada “penguatan fungsi R&D”. “Seiring dengan investasi R&D dan investasi modal, Nintendo percaya memperoleh dan memanfaatkan tanah ini akan membawa peran penting dalam memperkuat R&D-nya,” tulis Nintendo.

Nintendo Membeli Sebidang Tanah di Kyoto
Konsep gedung baru Nintendo beserta lokasinya | Nintendo

Nintendo mencatat bahwa gedung baru ini akan memiliki 12 lantai dengan total luas lantai sebesar 38.000 meter persegi. Konstruksinya diharapkan akan selesai pada bulan Desember 2027.

Ini adalah langkah terbaru yang diambil Nintendo untuk memperluas operasinya di Jepang. Awal tahun 2022, Nintendo telah membeli mitra lamanya, yaitu SRD.

Follow Gamedaim — everywhere

Stay updated wherever you scroll.

Lanjut baca

Poke dan Violetta Aurelia | EVOS
Berita

Ternyata Ini Arti Sebenarnya dari Kata Poke di Mobile Legends

16 April 2022 M Solihin 4 mnt baca

Apakah kamu pernah mendengar seseorang menggunakan kata Poke untuk jadi istilah di Mobile Legends, apa arti Poke di ML yang masih tren itu?

Baca selengkapnya