Para karyawan di SEGA of America telah mengatakan bahwa perusahaan mencoba untuk melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) massal karena berserikat.
Informasi ini dipublikasikan oleh Kotaku. Jika kalian tertarik dengan kondisi industri video game, kalian bisa melihat artikel kami lainnya di sini.
Karyawan Tuduh SEGA of America Ancam PHK Massal Karena Berserikat
Kotaku melaporkan bahwa SEGA of America dituduh memaksa para karyawannya untuk menghadiri sebuah pertemuan di mana pekerjaan mereka akan dialihdayakan ke Jepang dan Eropa.
Pada 6 November 2023, SEGA of America menyampaikan proposal untuk “menghapus” semua pekerja sementara pada Februari 2024 kepada Allied Employees Guild Improving SEGA (AEGIS-CWA). Sebagian besar di antaranya bekerja di bidang QA dan pelokalan.
PHK tersebut akan berdampak terhadap 40% karyawan SEGA of America atau sekitar 80 karyawan yang tergabung dalam AEGIS-CWA.
Alih-alih bernegosiasi dengan AEGIS-CWA, SEGA of America memutuskan untuk merilis informasi tersebut langsung kepada karyawan dalam sebuah pertemuan wajib.
“Sangat menyedihkan melihat tindakan seperti itu dari SEGA, karena hal tersebut jelas menunjukkan itikad buruk dalam perundingan dan penolakan untuk mengakui kontribusi berharga dari sebagian besar kolega kami,” kata Elise Willacker, penguji QA senior di SEGA of America, dalam sebuah email kepada Kotaku.
“Kami telah mengajukan tuntutan Unfair Labor Practice untuk mempertanyakan hubungan langsung SEGA dengan para anggota dan pelanggarannya terhadap status quo dengan mengatakan kepada anggota bahwa pekerjaan kami akan segera berakhir.”