BeritaResmi

J. Allen Brack (Presiden Blizzard) Keluar Dari Blizzard Entertainment

J. Allen Brack secara resmi telah keluar dari jabatannya sebagai presiden Blizzard Entertainment setelah gugatan Activision Blizzard merajalela di perusahaan miliknya.

Informasi ini pertama kali muncul dari Jason Schreier (jurnalis Bloomberg) dan pernyataan resminya juga telah rilis ke publik. Jika kalian ingin mengikuti kasus gugatan Activision Blizzard, kalian bisa melihat artikel lainnya di Gamedaim News.

Alasan J. Allen Brack Keluar Dari Blizzard Entertainment

Dalam sebuah pernyataan resminya, Blizzard Entertainment mengumumkan bahwa Brack akan “mengundurkan diri” dan akan digantikan oleh kepemimpinan Jen Oneal dan Mike Ybarra. Pengumuman terpisah di halaman investor Activision Blizzard menambahkan bahwa Brack pergi untuk “mengejar peluang baru”.

Oneal bergabung dengan Blizzard Entertainment pada bulan Januari lalu, setelah sebelumnya memimpin Vizarious Visions. Ybarra bergabung dengan Blizzard Entertainment dari Xbox pada tahun 2019.

Saya yakin bahwa Jen Oneal dan Mike Ybarra akan memberikan kepemimpinan yang Blizzard butuhkan untuk mewujudkan potensi penuhnya dan mempercepat perubahan. Saya mengantisipasi mereka akan melakukannya dengan semangat dan antusiasme dan bahwa mereka dapat dipercaya untuk memimpin dengan tingkat integritas dan komitmen tertinggi terhadap komponen budaya kita yang membuat Blizzard begitu istimewa.

J. Allen Brack, Mantan Presiden Blizzard Entertainment

Brack telah menjadi presiden Blizzard Entertainment sejak bulan Oktober 2018, ketika Mike Morhaime (pendiri Blizzard Entertainment) memutuskan untuk mundur dan menyerahkan jabatan dia kepadanya. Morhaime menggambarkan Brack sebagai “pemimpin yang menginspirasi yang telah menunjukkan komitmen teguh kepada komunitas Blizzard”.

Keluar Saat Gugatan Activision Blizzard Berlangsung

Allen brack keluar blizzard
J. Allen Brack | Blizzard Entertainment

Kepergian Brack dari Blizzard Entertainment terjadi tidak lama setelah Activision Blizzard digugat oleh negara bagian California. Gugatan itu menyatakan bahwa Activision Blizzard menugaskan karyawan wanita untuk “dibayar lebih rendah dan tingkat peluang yang lebih rendah” dengan gaji awal yang lebih rendah.

Dokumen tersebut juga menuduh Activision Blizzard memupuk budaya “frat boy”. Karyawan pria meminum “alkohol dalam jumlah berlebihan” dan “sering terlibat dalam perilaku yang tidak pantas terhadap karyawan wanita”.

Karyawan Activision Blizzard juga menyelenggarakan pemogokan kerja sebagai tanda protes lebih lanjut. Mereka menuntut perubahan besar pada Activision Blizzard dan bagaimana perusahaan menangani situasi seperti itu.

J. Allen Brack (presiden Blizzard Entertainment) saat itu telah mengirimkan email kepada semua karyawannya bahwa perilaku tersebut “benar-benar tidak dapat saya terima”. Dia berjanji untuk membahas masalah tersebut dengan karyawan yang terkait untuk membantu perusahaan bergerak maju.

Brack mengakhiri email dengan mengatakan, “Saya merasa marah, sedih, dan sejumlah emosi lainnya. Tetapi saya juga merasa bersyukur bekerja bersama sekelompok pemimpin dan ribuan karyawan yang bergabung dengan saya dalam komitmen mereka untuk memperbaiki masalah ini. Terima kasih Blizzard.”

Keluarnya Brack ini telah menandai kepergian nama-nama terkenal lainnya dari Blizzard Entertainment. Kasus pelecehan seksual di Activision Blizzard ini telah membuka mata kita bahwa industri video game memiliki sisi gelap yang tidak banyak orang ketahui. 

Related Posts

Leave Comment
Gamedaim We would like to show you notifications for the latest news and updates.
Dismiss
Allow Notifications