Kazutaka Kodaka Ingin Merilis DLC The Hundred Line: Last Defense Academy [UPDATE]

“Kami ingin mengembangkan media mix, meningkatkan dukungan bahasa, merilis DLC, dan banyak lagi,” ujar Kodaka. “Kami ingin terus membangun antusiasme untuk The Hundred Line.”

Berita Nintendo
Kazutaka Kodaka Ingin Merilis Dlc The Hundred Line Last Defense Academy
Komentar

CEO Too Kyo Games, Kazutaka Kodaka, telah mengungkapkan bahwa ia ingin merilis DLC The Hundred Line: Last Defense Academy.

Informasi ini diungkapkan oleh Kodaka saat diwawancarai Inverse. Jika kalian tertarik dengan game-game Too Kyo Games, kalian bisa melihat artikel kami lainnya di sini.

Kazutaka Kodaka Ingin Merilis DLC The Hundred Line: Last Defense Academy

15 Desember 2025 – Berbicara dengan Inverse, CEO Too Kyo Games, Kazutaka Kodaka, dan penulis Kotaro Uchikoshi ditanya apakah ia melihat The Hundred Line: Last Defense Academy sebagai sebuah IP.

“Kami ingin mengembangkan media mix, meningkatkan dukungan bahasa, merilis DLC, dan banyak lagi,” jawab Kodaka. “Kami ingin terus membangun antusiasme untuk The Hundred Line.”

Uchikoshi menambahkan, “Tentu saja, kami memikirkan pengembangan di masa depan. Bahkan, karakter-karakter itu sendiri tidak akan membiarkan ini menjadi satu-satunya penampilan mereka.”

“Mereka selamat dari ‘100 hari × 100 putaran = 10.000 hari’ dalam kondisi yang keras. Hidup mereka seharusnya tidak berakhir di sini. Potensi mereka tidak terbatas — mereka akan berkembang hingga ke ujung alam semesta. Mohon terus dukung mereka!”

Menurut Kodaka, ia tidak berpikir untuk “melampaui” karya-karya sebelumnya saat membuat game baru.

“Saya mendekati setiap proyek sebagai sesuatu yang benar-benar baru. Tetapi dalam hal skala dan tantangan, mungkin kita tidak akan pernah melakukan sesuatu yang lebih besar,” ungkap Kodaka.

Uchioshi menambahkan, “Saya menganggap setiap game yang saya buat dalam 27 tahun terakhir sebagai karya agung saya. The Hundred Line tentu saja salah satu yang paling signifikan di antaranya.”

“Mungkin suatu hari nanti game ini akan dikenang sebagai ‘epik berskala besar terakhir yang ditulis sepenuhnya tanpa bantuan AI’.”

Uchioshi melanjutkan, “Mungkin bahkan dalam sejarah umat manusia, game ini bisa menjadi salah satu karya terakhir yang diciptakan murni oleh tangan manusia. Setelah umat manusia punah, mungkin AI yang bertahan hidup akan memajangnya di Smithsonian.”

The Hundred Line: Last Defense Academy sudah tersedia di Nintendo Switch dan PC (Steam).


Update 6 Januari 2026: Berbicara dengan RPG Site, salah satu pendiri dan CEO Too Kyo Games, Kazutaka Kodaka, menegaskan kembali bahwa ia masih berencana untuk membuat DLC The Hundred Line: Last Defense Academy dan ia ingin penulis Kotaro Uchikoshi untuk menulis skenario “gaya Uchikoshi”.

“Tentu saja, saya ingin mengembangkan lebih banyak ekspansi multimedia dan memperluas dunia melalui DLC dan format lainnya,” ungkap Kodaka.

“Saya diingatkan sekali lagi bahwa [Kotaro Uchikoshi] benar-benar menulis skenario yang menarik. Saya belum pernah mengalami dia menghidupkan karakter yang saya ciptakan, jadi itu meninggalkan kesan yang kuat pada saya.”

Kodaka melanjutkan, “Saya ingin sekali membaca skenario Hundred Line ‘gaya Uchikoshi’ lainnya di DLC.”

Follow Gamedaim — everywhere

Stay updated wherever you scroll.

Lanjut baca

Juno Shin Tencent 100% Menjauh Dari Intervensi Kreatif Dalam Pengembangan Game
Berita

Juno Shin: Tencent 100% Menjauh dari Intervensi Kreatif dalam Pengembangan Game

15 Desember 2025 Fransiskus Sukardi Ruata 2 mnt baca

"Namun, orang-orang kreatif tidak selalu tahu bagaimana melakukan pembiayaan, produksi, atau perekrutan," ujar Shin.

Baca selengkapnya